SuaraRiau.id - Seorang bocah 16 tahun penyandang disabilitas di Kampar dicabuli hingga sempat hamil dan keguguran.
Pelakunya tak lain adalah ayah tiri korban. Perbuatan bejat MI (49) itu terungkap ketika anak tirinya yang masih berusia 16 tahun mengalami pendarahan, pada Selasa (8/3/2022).
Ibu korban kemudian membawanya ke RSUD Bangkinang untuk menerima penanganan medis.
Setelah diperiksa, betapa terkejut ibunya ketika mendengar penjelasan dokter. Hasil pemeriksaan dokter menyatakan bahwa korban sedang dalam kondisi hamil dan mengalami keguguran.
Lantas ibu korban langsung menanyakan kebenaran siapa yang pernah melakukan hal tak senonoh hingga menghamili anaknya.
Setelah mendengar pengakuan korban, Ibunya semakin terkejut, sebab yang melakukan hal tak terpuji itu adalah suaminya sendiri.
Tanpa pikir panjang, ibu korban langsung membuat laporan di Polres Kampar pada Rabu (9/3/2022) agar suaminya segera ditangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Atas laporan itu, kemudian Unit II (PPA) Satreskrim Polres Kampar langsung melakukan penyelidikan. Setelah didapat bukti permulaan yang cukup, pada hari yang sama tim langsung menangkap MI untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Kasat Reskrim Polres Kampar, AKP Bery Juana Putra dikutip dari Antara, Jumat (11/3/2022).
Atas perbuatan, MI dijerat pasal 81 dan pasal 82 UU RI Nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun. (Antara)
Berita Terkait
-
Minyak Goreng Langka dan Mahal di Kampar karena Stok Subsidi Belum Masuk dari Pemerintah
-
PNM Membuktikan, Nasabah Disabilitas Mampu Tumbuh dan Menginspirasi
-
Kasus Perambahan Hutan Lindung di Kampar yang Diduga Melibatkan Polisi Masih Mandek
-
Bantah Anggota Aniaya Remaja Tunanetra, Kapolres Kampar Ungkap Kronologi Kejadian
-
Rumah Warga Tertimpa Pohon, BPBD Kampar Minta Waspada Puting Beliung
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Harimau Muncul di Bangkinang, BBKSDA Riau Larang Warga Masuk Kebun Raya
-
11 Anggota DPRD Meranti Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga di Eks Lahan SRL
-
Tak Ada Ampun! Kapolda Riau Siapkan Sanksi Berat bagi Polisi Terlibat Narkoba
-
Ketua PP Siak Ditahan usai Jadi Tersangka Kecelakaan Tewaskan Pelajar 16 Tahun
-
KPK Limpahkan Berkas ke Jaksa, Kasus Suap Suhardiman Amby Segera Disidang