SuaraRiau.id - Kabar gembira bagi warga Kota Pekanbaru, pasalnya restoran pionir makan steak pakai nasi, Waroeng Steak and Shake kembali membuka outlet baru di wilayah Pekanbaru.
Cabang baru Waroeng Steak Shake itu dibuka di Jalan Soekarno-Hatta nomor 105, Labuh Baru Timur, Kecamatan Payung Sekaki.
Berada di lokasi yang strategis, seperti halnya cabang lainnya, Waroeng Steak Labuh Baru Timur juga menyediakan mushola yang tidak hanya dapat dimanfaatkan oleh para konsumen Waroeng Steak, tapi juga masyarakat umum.
Cabang ke Lima di Pekanbaru itu juga dilengkapi dengan fasilitas Kids Corner untuk area bermain anak yang belum tersedia di cabang lain yang ada di Pekanbaru.
Direktur Utama PT Waroeng Steak Indonesia, Riyanto menyampaikan saat ini sebanyak 109 cabang seluruh indonesia dan 5 cabang outlet berada di pekanbaru.
Untuk awal tahun 2022 sedikitnya ada 3 cabang yang dibuka yakni di Medan, Jawa Barat dan hari ini di Riau.
"Insyaallah sampai april nanti ada buka 10 cabang outlet lagi se Indonesia," kata Direktur Utama PT Waroeng Steak Indonesia, Riyanto saat peresmian cabang baru di Kota Pekanbaru, Rabu (10/03/2022) pagi.
Ia berharap berdirinya cabang baru di Pekanbaru ini dapat memberi manfaat yang sebesar besarnya bagi masyarakat sekitar.
"Kami Waroeng Steak dan Shake terus memberikan berkontribusi kepada masyarakat tempatan," jelasnya.
Hal senada juga disampaikan Marketing Manager PT Waroeng Steak, Darwoto mengatakan berdirinya Waroeng Steak and Shake di Labuh Baru Timur Pekanbaru karena permintaan dari para pelanggan.
"Sesuai request dari para pelanggan bahwa perlu adanya penambahan cabang di Pekanbaru karena dari ke Lima cabang selalu ramai dan sering antri panjang terutama saat weekend. Kami merespon masukan dari pelanggan dengan menambah cabang baru guna meningkatkan kenyamanan," ujar Marketing Manager PT Waroeng Steak Indonesia, Darwoto.
Dijelaskannya, hal ini juga sebagai langkah dari komitmen perusahaan untuk terus menambah cabang guna membuka lapangan kerja pasca pandemi.
Tidak hanya sampai disitu, cabang baru juga diharapkan akan menambah pendapatan daerah dari segi pajak.
"Hadirnya outlet baru Waroeng Steak juga berarti membuka lapangan kerja baru di Pekanbaru. Sebab, Waroeng Steak & Shake selalu merekrut masyarakat setempat untuk menjadi crew restoran," kara Darwoto.
Selain Pekanbaru, Waroeng Steak juga akan menambah outlet-outlet baru di Karawang, Bekasi, Tangerang, Bogor dan Yogyakarta.
Berita Terkait
-
Progres Pembangunan Jalan Tol Pekanbaru-Bangkinang Nyaris 100 Persen
-
Usai Booming di Garut, Waroeng Steak & Shake Buka Outlet di Tasikmalaya
-
Harga Daging Sapi Naik di Pekanbaru: Penjual Rela Rugi, Disperindag Belum Monitor
-
Waroeng Steak & Shake Raih Penghargaan Top Digital Public Relations Award 2022
-
Waroeng Steak & Shake Salurkan Bantuan untuk Korban Kebaran Gunung Polisi Balikpapan
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
KPK Periksa SF Hariyanto, Eks Ketua KPID Riau hingga Anggota Dewan
-
Kemunculan Harimau Bikin Panik, Sekolah di Pulau Burung Inhil Diliburkan
-
Sempat Ditangkap, Bandar Narkoba di Siak Kabur dengan Tangan Diborgol
-
Napi Narkoba Kabur Ada Kaitan dengan Pengungkapan Sabu di Bandara Pekanbaru
-
CEK FAKTA: Pemotor Pakai Sandal Jepit akan Ditilang dan Denda Rp250 Ribu, Benarkah?