SuaraRiau.id - Seorang pria di Tempuling diamankan Sat Reskrim Polres Indragiri Hilir terkait kasus penganiayaan berujung korban meninggal dunia.
Pemuda berinisial JS (21) menikam korban bernama Lukman (26) di bagian dada dan luka sobek serta pada bagian betis kaki sebelah kiri.
Insiden berdarah itu bermula saat korban cekcok hingga berujung perkelahian di Jalan Bandara, Kelurahan Sungai Salak, Tempuling pada Rabu (26/1/2022) sore.
Paur Humas Polres Indragiri Hilir Ipda Esra, SH memaparkan kronologis penikaman bermula saat korban bersama teman-temannya nongkrong.
"Korban, Lukman bersama teman-temannya sedang nongkrong di Jalan Bandara, kemudian datang pelaku inisial JS (21) menggunakan sepeda motor. Tidak lama kemudian antara pelaku dengan korban terjadi cekcok mulut," kata Esra dikutip dari Riaulink.com--jaringan Suara.com.
Saat cekcok itulah disebutkan, pelaku yang sebelumnya sedang memegang pisau badik menggoreskan badik ke telapak tangannya sendiri dengan mengatakan bahwa dia kebal, namun ternyata telapak tangan pelaku terluka dan berdarah.
"Melihat gelagat pelaku tersebut lalu korban Lukman juga langsung mengeluarkan badiknya, terjadilah perkelahian antara korban dengan pelaku yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk dan luka sobek," ungkapnya.
Akibat luka tersebut korban terjatuh lalu ditolong oleh rekannya untuk dibawa ke Puskesmas Sungai Salak. Setelah dilakukan pertolongan namun korban tidak terselamatkan dan meninggal dunia.
"Pelaku sempat kabur ke Jalan Lancang Kuning Desa Pulau Palas, Tembilahan Hulu. Namun pelaku sudah kami amankan bersama barang bukti sebuah pisau badik, dan saat ini sudah di bawa ke Polres Indragiri Hilir untuk dilakukan proses hukum," ucapnya.
Sementara korban telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.
"Tersangka dikenakan pasal 351 Jo 354 KUH.Pidana dengan ancaman pidana maksimal sepuluh tahun penjara," jelas Ipda Esra.
Tag
Berita Terkait
-
Tak Terima Uang Parkirnya Ditilap, Jukir di Pontianak Tusuk Rekannya Sebanyak 3 Kali
-
Terlibat Adu Mulut, Pria di Pontianak Tumbang Bersimbah Darah Akibat Penganiayaan
-
Ogah Damai dengan Ayu Thalia, Putra Ahok Ingin Laporannya Diproses Hingga Pengadilan
-
Kebakaran Rumah di Indragiri Hilir, Kakek 110 Tahun Tewas Mengenaskan
-
Satpol PP Indragiri Hilir Amankan Muda-mudi Tengah Mabuk Lem Kambing
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan