- Proyek pembangunan Flyover Simpang Garuda Sakti terus digesa.
- Pemprov Riau menyediakan dana Rp30 miliar untuk pengadaan tanah.
- Setelah pengukuran, dilakukan pemetaan dan pemotongan bidang tanah.
SuaraRiau.id - Pemprov Riau mengalokasikan anggaran Rp30 miliar untuk pembebasan lahan pembangunan Flyover Simpang Garuda Sakti Kota Pekanbaru tahun 2026.
Plt Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Riau, Khairul Rizal menuturkan bahwa pembangunan fisik proyek flyover akan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum melalui APBN mulai 2027.
"Sementara pembebasan lahan menjadi kewenangan Dinas PUPR Riau dengan anggaran sebesar Rp30 miliar yang bersumber dari APBD murni, dan harus diselesaikan pada tahun 2026," katanya dikutip dari Antara, Jumat (6/3/2026).
Khairul menambahkan, jika nantinya diperlukan tambahan anggaran, hal tersebut akan diakomodasi melalui APBD perubahan agar seluruh tahapan proyek dapat berjalan sesuai jadwal.
Sementara itu, Kepala Kantor Pertanahan Pekanbaru Muji Burohman menjelaskan, pembangunan Jembatan Layang Simpang Panam menargetkan 92 bidang tanah yang tersebar di dua kecamatan, yakni Kecamatan Tuah Madani serta Kecamatan Binawidya.
Dalam waktu dekat pihaknya akan melakukan pengukuran oleh Tim Satuan Tugas dan mengimbau masyarakat agar hadir langsung saat proses pengukuran dan tidak diwakilkan, serta menunjuk pihak yang benar-benar mengetahui batas patok dan dokumen kepemilikan tanah.
"Sebanyak 92 bidang tanah dengan total luas 9.749 meter persegi diperlukan untuk pembangunan flyover ini. Kita akan lakukan pengukuran, kita minta pemilik tanah hadir, pasang patok, kemudian harus diinformasikan kepada tetangga," ucap dia.
Setelah pengukuran, pihaknya akan melakukan proses pemetaan dan pemotongan bidang tanah yang terdampak, sehingga tidak menyisakan persoalan di kemudian hari.
Ia juga mengingatkan warga untuk menyiapkan dokumen surat tanah, Kartu Keluarga (KK), serta KTP guna memperlancar proses administrasi. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Keruk Batubara RI Tapi Sumbang Rp1,7 T ke Singapura, Eks Kepala BKPM Sentil Bos Bayan Resources
- Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Exclusive Healthcare Services Prodia, Keuntungan Khusus Nasabah BRI
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Worry Free
-
Polisi Tangkap 2 Pria, Amankan Minibus Angkut Ribuan Liter Pertalite di Kuansing
-
Kronologi 2 Anggota DPRD Pekanbaru Berantem di Bandara Soetta, Kok Bisa?
-
Sesama Anggota DPRD Pekanbaru Duel di Bandara Soetta, Berujung Dipolisikan