SuaraRiau.id - Tersangka investasi bodong di Pekanbaru berinisial MA diamankan Polresta Pekanbaru. Dalam melakukan aksi penipuannya, ia membawa-bawa nama brand Yogurt Cimory dan Sosis Kanzler.
Seorang warga yang tertipu investasi abal-abal bernama Ela Diana melaporkan ke pihak berwajib, Selasa (28/12/2021). Korban mengaku tertipu Rp22 miliar.
Menurut kuasa hukum korban, Ahmad Yusuf, kliennya melaporkan kasus dugaan penipuan dan penggelapan terhadap terduga pelaku berinisial MA.
Pihaknya bahkan menyebut MA sangat lihai menipu para korban, hingga bisa dijuluki 'Ratu Skema Ponzi'.
"Dimana Skema Ponzi merupakan modus investasi palsu yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau organisasi yang menjalankan operasi ini," jelas Ahmad dikutip dari Riaulink.com--jaringan Suara.com, Selasa (28/12/2021).
Menurut kuasa hukum, penipuan yang dilakukan MA ini menggunakan praktek Skema Ponzi yang sangat berbahaya.
"Kebetulan klien kami adalah korban, dan korbannya bukan cuman satu, sudah ribuan lebih. Korbannya se-Sumatera bukan hanya di Pekanbaru, dan pelakunya adalah satu orang, makanya kami sebut MA ini Ratu Skema Ponzi," jelas dia.
Lebih lanjut, Ahmad mengungkapkan bahwa kerugian yang dialami oleh kliennya mencapai Rp 22 miliar.
Dimana pelaku mengiming-imingi keuntungan sebesar Rp 210 miliar dari hasil penjualan produk minuman yogurt dan sosis.
"Kerugian korban klien kami dijanjikan Rp 210 miliar, faktanya klien kami ini dirugikan secara hukum berdasarkan bukti transaksi maupun rekap transaksi, itu mencapai Rp 22 miliar," tuturnya.
Ahmad menyatakan bahwa MA bukanlah orang utusan dari brand Yogurt Cimory dan Sosis Kanzler, MA hanya menggunakan brand besar tersebut untuk membuat korbannya percaya.
"Dia membawa brand Cimory dan Sosis Kenzler, itu hanya lucu-lucuan. Itu adalah bohong. Itu hanya jual nama saja," ungkap dia.
Tag
Berita Terkait
-
Dosen PTN Sewakan Tanah Kas Desa Secara Ilegal, Korban Sempat Setor Rp200 Juta
-
Tertipu Rp 5 Miliar, Korban Investasi Bodong Nangis Minta Uang Dikembalikan
-
Modus 'Ratu Investasi Bodong' Tipu Emak-emak di Riau Puluhan Miliar
-
Namanya Dicatut Orang Buat Penipuan, Ikmal Tobing Tempuh Jalur Hukum
-
Gagalkan Aksi Penipuan Online, Karyawan Alfamart Dapat Voucer Belanja
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Kompolnas Soroti Kasus Polisi Riau Diduga Habisi Nyawa Ibu Kandung
-
Hilangkan Nyawa Ibu Kandung, Oknum Polda Riau Terancam Dipecat
-
Cair! Pemprov Riau Dapat Rp30 Miliar untuk Penanganan Karhutla
-
Bisnis Makin Dinamis, BRI Hadirkan Kemudahan Finansial Lewat Qlola Mobile
-
Sambut Sumpah Pemuda, BRI Tebar Promo Spesial untuk Nasabah