Sedangkan tahun 1998, cerpennya yang bertajuk Pagi Jumat Bersama Amuk menjadi cerpen utama Indonesia menurut versi Dewan Kesenian Jakarta, menyusul romannya bertajuk Hempasan Gelombang sebagai salah seorang pemenang dalam sayembara di lembaga serupa.
Pusat Bahasa Depdikbud memberikan penghargaan untuk kumpulan cerpennya Membaca Hang Jebat sebagai karya sastra terbaik tahun 1999. Untuk kumpulan sajak, tersebab aku melayu masuk lima besar dalam Khatulistiwa Literary Award tahun 2010 dan disebut sebagai satu dari tiga kumpulan puisi penting tahun 2010 oleh majalah Tempo.
Buku puisi tersebab daku melayu memperoleh predikat buku puisi pilihan Hari Puisi Indonesia 2015. Ia juga memperoleh berbagai penghargaan baik dari pemerintah Provinsi Riau, Yayasan Sagang, dan PWI Riau seperti Budayawan Pilihan (2003) serta Seniman Perdana (2006).
Karyanya juga telah diterjemahkan ke dalam berbagai bahasa, di antaranya di bawah judul What’s Left & Other Poems oleh BTW (2015) dalam tiga bahasa. Buku-bukunya juga sempat menjadi objek kitab khatam kaji sejumlah mahasiswa baik untuk S-1 maupun S-2 di Pekanbaru, Yogya, Solo, bahkan di Belanda.
“TIJ dinilai tidak saja karena karya sastra, tetapi lintas seni sampai upaya pewarisan dan praktisi pemangku adat. Tim misalnya, selain karya sastra, juga terkesan dengan tindakannya membuka Akademi Kesenian Melayu Riau, berada di DKR sejak 90-an, bahkan berupaya menulis buku sekolah untuk budaya sejak tahun 2012,” bebernya.
Kontributor : Alfat Handri
Tag
Berita Terkait
-
Warga Riau Tertipu Investasi Bodong, Rp 60 Miliar Raib
-
Musda Demokrat Riau Bikin Asri Auzar Kecewa, Agung Nugroho Siap Dialog
-
Klaster Covid-19 Sekolah, Pengurus Abdurrab Pekanbaru Diperiksa Polisi
-
Kisruh Musda Demokrat Riau, Sejumlah Ketua DPC Partai Angkat Bicara
-
Nadiem Makarim Diminta Memihak Para Guru Honorer
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem Pembiayaan Keluarga Prasejahtera
-
Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru
-
Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan
-
Cara PHE NSO Kembalikan Jalan Pulang Gajah Lewat Restorasi Lahan Kritis