Oleh sebabnya Nasir menilai, ujaran yang diucapkan mantan Pangdam Jaya itu seakan membuat pemerintah menelan ludahnya sendiri.
“Pertanyaan saya, apakah pernyataan dari Kasad Jenderal Dudung Abdurachman itu sebagai sikap resmi pemerintah? Lalu bagaimana dengan sikap resmi pemerintah di bulan April yang lalu terkait penetapan KKB sebagai organisasi terorisme. Kalau begini kan kesannya pemerintah seakan menelan ludah sendiri,” ujar Nasir.
Nasir pun menyarankan agar pendapat Jenderal Dudung dan sikap pemerintah bisa seirama agar tidak menimbulkan tanda tanya di kalangan publik.
“Dan ini apakah kemudian dengan pernyataan Jenderal Dudung ini, pemerintah telah mengeluarkan KKB itu sebagai organisasi terorisme? Kan harus jelas juga, jadi jangan abu-abu, pemerintah tentu harus punya sikap jelas. Di satu sisi, menyebut KKB sebagai organisasi terorisme, lalu sekarang begini (Jenderal Dudung merangkul KKB),” ucap Nasir.
Berita Terkait
-
Kasad Dudung Abdurachman: Lindungi Masyarakat Papua
-
Kunjungan Pertama Jenderal TNI Dudung Abdurachman ke Papua Usai Jabat Kasad
-
Kunjungan Perdana ke Papua Barat Usai Jadi KSAD, Ini Agenda Jenderal Dudung
-
Eks Prajurit TNI Gabung ke OPM, Lucky Janji Berperang sampai Kiamat Demi Papua Merdeka
-
Ingin Papua Merdeka, Eks Prajurit TNI Lucky Matuan Disebut Membelot ke TPNPB-OPM
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
SF Hariyanto Bakal Lantik Ratusan Pejabat Eselon, Termasuk Kepala SMA/SMK se-Riau
-
Jelang Pacu Jalur, Kondisi Arena Tepian Lubuok Sobae Memprihatinkan
-
PNM Peduli Kuatkan Pengabdian Guru Honorer SDK Wukur NTT di Tengah Keterbatasan
-
Perusahaan Sawit Musim Mas Tersangka Kasus Lingkungan, Kerugian Ekologis Capai Rp187 M
-
14 Sapi Bobot Paling Berat Jadi Hewan Kurban Presiden Prabowo di Riau