"Jika mau refocusing, rasionalisasi anggaran di kemudian hari ya silakan. Tetapi anggaran untuk Kapal Kato jangan diganggu-ganggu, jika diganggu artinya Pemkab Siak mengajak perang masyarakat, dan sudah jelas kami siap untuk itu," tegas Joko.
Kepala Dinas Pariwisata Siak Fauzi Asni membenarkan telah bertemu dengan masyarakat dan PCBS untuk membahas Kapal Kato. Ia tidak menafikan kondisi Kapal Kato yang memprihatinkan sehingga dikritik masyarakat.
"Saya tidak menganggap ini sebuah polemik tetapi ini kritik yang membangun serta narasi yang konstruktif dari masyarakat. Justru saya berterima kasih adanya perhatian yang besar untuk khazanah benda cagar budaya kita," kata Fauzi.
Ia menampung ide dan usulan masyarakat dalam pertemuan itu dan akan melaksanakan dua solusi konkret untuk perawatan Kapal Kato. Dalam waktu dekat ini ia dan staf Dinas Pariwisata Siak akan bergotong royong bersama masyarakat dalam rangka membersihkan Kapal Kato.
"Kita juga menganggarkan untuk pengecatan dan perawatan pada APBD Siak 2022, kami berharap anggaran ini tidak dicoret. Pengusulan anggaran ini juga kami prioritaskan," sebut dia. (Antara)
Berita Terkait
-
10 Tempat Wisata Mojokerto, Lengkap dan Punya Nilai Sejarah
-
6 Wisata di Riau, Ada Candi, Air Tejun dan Istana Sik Sri Indrapura
-
Istana Siak Dibuka Mulai Besok, Pengunjung Wajib Tunjukkan Kartu Vaksin
-
Wacana Pemindahan Bandara Pekanbaru, Ini Penjelasan Anggota DPRD Riau
-
Bendera Merah Putih Tertua Milik Kerajaan Siak, Dijahit Permaisuri Sultan
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Pria di Bengkalis Tersangka Perambahan Hutan 20 Ha, Sebagian untuk Tanam Sawit
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Abdul Wahid Ajukan Banding, Merasa Kasusnya Direkayasa: Saya Cari Keadilan
-
Ditantang karena Belum Periksa Raja Juli, KPK: Bukan Masalah Berani atau Tidak
-
SF Hariyanto: Tidak Ada Pemberhentian PPPK di Riau