SuaraRiau.id - Penemuan mayat wanita tanpa identitas di sebuah bangunan kosong Appartement Bliss Park, Lubuk Baja, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) beberapa waktu lalu sempat membuat geger.
Belakangan, identitas mayat wanita pun terkuak. Mayat tersebut merupakan Maria (30), warga Tanjung Balai Karimun.
Menurut Kapolsek Lubuk Baja AKP Budi Hartono, berdasarkan hasil identifikasi Tim Forensik RS Bhayangkara, korban mengalami patah tulang di sejumlah tubuhnya.
"Patah hampir seluruh ruas yakni tulang panjang, tulang iga, tengkorak, tulang belakang, tulang panggul akibat terjatuh," ujar Budi dikutip dari Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (29/10/2021).
Penyebab kematiannya karena korban mengalami patah tulang di sejumlah tubuhnya. Lanjut Budi, diperkirakan korban naik ke lantai 24 dan melompat ke bawah.
"Di lantai 24 ditemukan barang-barang milik korban yaitu HP dan sejumlah uang," katanya.
Korban sebelumnya sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga pada 30 Agustus 2021 lalu. Ia terakhir kali meninggalkan Hotel Nagoya Mansion menggunakan taksi online.
Kala itu, adiknya sempat menghubungi korban namun tak direspon. Sang adik juga mengatakan bahwa kakaknya tersebut memiliki sindrom ketakutan berlebihan, gelisah, depresi dan sering berobat ke Malaysia dan Singapura.
"Keluarganya pernah buat laporan kehilangan korban ke Polsek Lubuk Baja, dia (korban) juga mengalami sindrom," tambahnya.
Saat ini jenazah tersebut sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan dibawa ke Karimun untuk dimakamkan.
Catatan Redaksi: Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecenderungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan, 24 jam.
Berita Terkait
-
Penganiayaan Karyawan Kafe Kopitiam Batam, Polisi Tangkap 10 Orang
-
Kementerian Perhubungan Uji Kelaiklautan Kapal Penumpang di Pelabuhan Batam
-
Polisi Batam Identifikasi Preman Aniaya Karyawan di Kopi Tiam YS Ruko Mitra Junction
-
Kasus Covid-19 Melandai di Batam, Penerapan Belajar Tatap Muka Masih Aman
-
BP Batam Kerja Sama dengan ANRI Kelola Sistem Arsip Digital
Terpopuler
- Korupsi Rp18,7 Miliar, Wakil Bupati Indramayu Resmi Ditahan, Lucky Hakim Masih Bungkam
- 5 Rekomendasi Sepatu untuk Jalan Kaki 20 Ribu Langkah, Empuk dan Tidak Cepat Pegal
- Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff
- Cara Menggunakan Minyak Zaitun Mustika Ratu untuk Wajah dan Rambut
- Bisakah Bedak Marcks dan Air Mawar Viva untuk Mengunci Makeup? Begini Caranya
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Polisi Tangkap 2 Pria, Amankan Minibus Angkut Ribuan Liter Pertalite di Kuansing
-
Kronologi 2 Anggota DPRD Pekanbaru Berantem di Bandara Soetta, Kok Bisa?
-
Sesama Anggota DPRD Pekanbaru Duel di Bandara Soetta, Berujung Dipolisikan
-
Penimbunan Solar Subsidi di Siak, Modus Isi BBM Berkali-kali Pakai Barcode Pertamina
-
Anggota Polisi Kuansing Dipecat usai Heboh Dugaan Penipuan Rp500 Juta