- Seluruh jemaah calon haji asal Provinsi Riau telah berangkat ke Tanah Suci.
- Jemaah berjumlah 4.622 orang itu didampingi petugas haji hingga pembimbing.
- Setiba di Arab Saudi, para jemaah akan melanjutkan perjalanan ke Kota Mekah.
SuaraRiau.id - Seluruh jemaah calon haji asal Riau yang berjumlah 4.622 orang telah berangkat ke Tanah Suci hingga Minggu (10/5/2026).
Selain calon haji, sebanyak 21 petugas haji daerah, 5 pembimbing kelompok bimbingan ibadah haji dan umroh (KBIHU), dan 43 petugas kloter telah tiba di Tanah Suci.
Keberangkatan Kloter BTH 18 pada Minggu (10/5/2025) di Embarkasi Haji Batam menandai berakhirnya seluruh proses pemberangkatan jemaah asal Riau tahun ini.
"Dengan diberangkatkannya jemaah haji Provinsi Riau pada Kloter BTH 18 ini, maka berakhir sudah proses keberangkatan jemaah haji Riau tahun 1447 Hijriah," kata Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Riau, Defizon dikutip dari Antara, Senin (11/5/2026).
Dia menyampaikan bahwa pada gelombang keberangkatan itu, seluruh jemaah telah mengenakan pakaian ihram sejak dari embarkasi.
Hal tersebut dilakukan karena setibanya di Arab Saudi, para jemaah akan langsung melanjutkan perjalanan menuju Kota Mekah untuk melaksanakan umrah wajib.
Kloter BTH 18 terdiri atas 265 jemaah, 1 PHD, serta 3 petugas kloter.
Meski demikian, terdapat 2 jemaah dan 1 pendamping yang untuk sementara harus menunda keberangkatan karena kondisi kesehatan dan masih menjalani pemantauan medis.
Selain itu, terdapat 9 jemaah mutasi masuk dari beberapa kloter sebelumnya, yakni 1 jemaah dari Kloter BTH-7 asal Indragiri Hilir, 2 jemaah dari Kloter BTH-8 asal Kuantan Singingi, serta 6 jemaah dari Kloter BTH-12 yang berasal dari Rokan Hulu dan Siak.
Selain itu, masih ada 3 jemaah dan 1 pendamping yang menjalani perawatan di Batam sehingga keberangkatannya ditunda.
Pemerintah memastikan para jemaah tetap mendapatkan pelayanan dan pendampingan optimal.
"Apabila kondisi kesehatan mereka membaik dan dinyatakan layak terbang, maka akan diberangkatkan pada kloter berikutnya sebelum penutupan operasional Embarkasi Batam," ungkapnya.
Secara keseluruhan ungkapnya terdapat 12 orang yang dipulangkan ke daerah, terdiri dari 5 sakit, 1 wafat, 1 hamil, serta 5 orang pendamping.
Sedangkan di daerah, tercatat 2 jemaah sakit dan 1 jemaah meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- HBL Mantiri Dikukuhkan jadi Ketua BPP PPAD Gantikan Try Sutrisno
- 5 Motor Teririt untuk Buruh dan Pelajar, Dompet Tetap Aman Meski Pakai Pertamax
- 10 Promo Sepatu Lari di Sports Station: Adidas, Reebok, dan New Balance Mulai Rp299 Ribuan
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Pemprov Riau Percepat Puluhan Izin Wilayah Pertambangan Rakyat di Kuansing
-
Setelah UAS, Ahli Psikologi Forensik Jadi Saksi Abdul Wahid: Mens Rea Tak Utuh
-
Assalamualaikum Masjid Dongsi Beijing, Saksi Sejarah Peradaban Islam di Tiongkok
-
Blunder SF Hariyanto Sebut MBG Bikin PAD Rendah, Mengapa Tak Dikritik Gerindra?
-
Tiga Pejabat di Siak Jadi Tersangka Pemerasan Tender Proyek