SuaraRiau.id - Penerapan PPKM Level 4 di Pekanbaru berlangsung hingga 23 Agustus mendatang. Pembatasan aktivitas masyarakat itu sudah dilakukan selama 12 hari.
Disampaikan Wali Kota Pekanbaru Firdaus, bahwa ada tren penurunan kasus Covid-19 dalam pekan ini.
Namun, kondisi Pekanbaru ternyata masih berada di status zona merah Covid-19.
"Walau ada penurunan kita ternyata masih di zona merah," kata Firdaus pada, Jumat (20/8/2021) dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Ia menambahkan bahwa tim satgas berupaya mengoptimalkan penanganan Covid-19. Firdaus menargetkan Kota Pekanbaru bisa masuk ke zona kuning.
Firdaus mengaku optimis Kota Pekanbaru bisa memasuki zona kuning dengan tren penurunan yang ada.
"Kalau saat ini kita masih masuk zona merah walau terjadi penurunan. Kita yakin sedikit lagi kita akan bergerak menuju zona oranye," ulasnya.
Dirinya mendorong tim satgas bisa melakukan percepatan penanganan Covid-19. Ia menyebut bahwa tim satgas sedang berpacu agar bisa masuk dalam zona kuning dan turun ke level PPKM yang lebih rendah.
"Kalau kita bisa turun ke PPKM level 2, aktivitas ekonomi bisa bergeliat, sebab banyak kelonggaran," ujarnya.
Firdaus juga menyebut bahwa penyekatan ruas jalan di Kota Pekanbaru sudah mulai menurunkan aktivitas lalu lintas. Ia menyebut ada penurunan lalu lintas hingga 30 persen selama PPKM.
Berita Terkait
-
Kerap Mimpi soal Baca Syahadat, Wanita di Pekanbaru Ini Mantap Masuk Islam
-
Dinas Pendidikan Pekanbaru akan Usulkan Sekolah Tatap Muka Dibuka
-
Banding Daerah Lain, PPKM Pekanbaru Disebut Belum Turunkan Covid-19
-
Jadi Mualaf di Pekanbaru, Pilot Bule Ini Ungkap Alasan Masuk Islam
-
Bandara SSK II Pekanbaru Bakal Direlokasi, Begini Penjelasan Wali Kota
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Buronan Dugaan Korupsi Terminal Barang Dumai Ditangkap Kejagung di Aceh
-
Wacana Tol Pekanbaru-Kuansing, Hubungkan Riau dengan Sumbar
-
Rumah Sakit di Pekanbaru Dilarang Bedakan Pelayanan Pasien BPJS dan non-BPJS
-
Resmi Dibuka Plt Gubri, Pacu Jalur 2026 Kuansing Hadirkan Dwibahasa