SuaraRiau.id - Mulai Rabu (18/8/2021), Provinsi Riau akan memiliki sekretaris daerah (sekda) yang baru. Kepastian tersebut disampaikan Gubernur Riau Syamsuar di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Arifin Achmad, Kota Pekanbaru.
Menurut rencana, Gubernur Syamsuar akan melantik SF Hariyanto pada pukul 13.00 WIB di Gedung Daerah Provinsi.
"Jam 13.00 siang besok," katanya seperti dikutip dari Riauonline.co.id-jaringan Suara.com pada Selasa (17/8/2021).
Lebih lanjut, dia mengemukakan, Sekdaprov Riau akan langsung mengemban tugas khusus.
"Iya target khususnya yang jelas bagaimana kita bisa mengatasi Pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi dapat kita tingkatkan," ungkapnya.
Dia merinci ada lima permintaan tugas yang diemban Sekdaprov Riau yang baru. Pertama untuk ikut segera mengatasi Pandemi Covid-19. Kedua, percepatan pemulihan ekonomi. Ketiga, dapat bekerja dengan cepat. Keempat, dapat beradaptasi dengan lingkungan baru. Kelima, kedepannya dapat membawa kebaikan dan kemajuan di masa mendatang.
Dengan diangkatnya SF Hariyanto menjadi Sekda Riau, Syamsuar berharap agar pejabat yang baru dapat bekerja cepat.
"Jadi, makanya kami harapkan mudah-mudahan Sekda yang baru dapat bekerja dengan cepat. Tentunya menyesuaikan dengan kawan-kawan semua. Kami harapkan dapat lebih baik, lebih maju lagi di masa mendatang," katanya.
Sebelumnya diberitakan, SF Hariyanto dipilih dari tiga nama yang telah dinyatakan lolos seleksi oleh Panitia Seleksi Terbuka Sekdaprov Riau. Selain SF Hariyanto, kala itu ada nama Indra Suandi, dan Said Mustafa.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Sekda Riau, Dana Dipotong Setiap Ada Pencairan
Kepala BKD Riau Ikhwan Ridwan mengatakan, alur pemilihan Sekda berawal setelah Gubernur mengusulkan tiga nama untuk diserahkan ke Kemendagri. Selanjutnya, ketiga nama itu diteruskan ke Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk dibuatkan SK pengangkatan.
"Selanjutnya dikirim ke Kemendagri dan diteruskan ke Presiden untuk dibuatkan SK pengangkatannya," ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diterima, SF Hariyanto adalah mantan pejabat di era Gubernur Rusli Zainal. Dia kini bekerja di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Pengisian jabatan Sekdaprov Riau dilakukan setelah pejabat sebelumnyam Yan Prana ditetapkan menjadi tersangka dugaan korupsi anggaran rutin di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Siak.
“Kejati menetapkan Yan Prana sebagai tersangka, dan kita lakukan penahanan untuk 20 hari ke depan,” ujar Aspidsus Kejati Riau, Hilman Azazi kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara,com, Selasa (22/12/2020).
Hilman menambahkan, tersangka ditahan atas dugaan korupsi anggaran rutin ketika masih menjabat sebagai Kepala Bappeda di Kabupaten Siak.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Tak Berizin, Dua Lokasi Pertambangan di Kampar Ditutup
-
IRT di Siak Tewas Diserang Buaya, Sempat Diseret ke Dalam Sungai Metas
-
Wanita Hamil Tewas Bersimbah Darah di Wisata Alam Dumai, Diduga Dihabisi Suami
-
Pertumbuhan Kredit dan DPK Tetap Tinggi, BRI Sebut Kepercayaan Publik Terjaga
-
PNM dan KPPPA Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Pemberdayaan Perempuan di Bajawa