SuaraRiau.id - Jumlah vaksin Covid-19 di Pekanbaru tidak mencukupi untuk menjangkau seluruh masyarakat.
Lantaran hal tersebut, layanan bus vaksinasi Covid-19 keliling Pekanbaru belum bisa diakses. Diketahui, stok vaksin menipis selama hampir dua pekan ini.
Sementara itu, pemerintah pusat belum kunjung mendistribusikan vaksin tambahan untuk program vaksinasi.
"Jumlah dosis vaksin yang ada sekarang terbatas, tidak cukup untuk melayani masyarakat di bus vaksinasi keliling," kata Kordinator Bus Vaksinasi Keliling Pekanbaru, Khairunnas dilansir dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Kamis (22/7/2021).
Dikatakan Khairunnas, masyarakat bisa datang ke fasilitas layanan kesehatan terdekat untuk sementara.
Ia menyebut bus vaksinasi keliling belum bisa beroperasi dalam waktu dekat ini.
"Untuk saat ini belum, kita tunggu kedatangan pasokan vaksin tambahan. Kita bakal memberi informasi kepada masyarakat, apabila bus tersebut sudah bisa kembali melayani masyarakat," ujarnya.
Bus vaksinasi keliling sudah beroperasi sejak 28 Mei 2021 silam. Bus ini awalnya bertujuan mempermudah masyarakat guna mendapat akses vaksinasi.
Total ada sepuluh unit bus vaksinasi keliling. Satu unit bus menjangkau sejumlah lokasi secara bergantian setiap harinya.
Masyarakat yang hendak mengakses layanan bus vaksinasi keliling hanya cukup memperlihatkan KTP.
Mereka pun jalani pemeriksaan kesehatan sebelum mendapat suntikan vaksin Covid-19.
Berita Terkait
-
60 Orang Diperiksa Terkait Penyimpangan Uang Ganti Rugi Tol Padang-Pekanbaru
-
Bule Belgia Ini Pilih Masuk Islam, Alasannya karena Cinta dan Persaudaraan
-
Suplai Vaksin Covid-19 untuk Pekanbaru Terkendala Persoalan Data
-
PPKM Mikro Pekanbaru Diperpanjang hingga 14 Hari ke Depan
-
PPKM Mikro, Ini Lokasi Penyekatan Menuju Jalan Subrantas Pekanbaru
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat
-
Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah
-
Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota
-
Tak Perlu Bingung Cari Money Changer, BRI Hadir di Berbagai Lokasi Strategis
-
SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks