SuaraRiau.id - Sosok mayat wanita tanpa identitas ditemukan mengambang di Sungai Rokan Riau, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil), Senin (12/7/2021) sore.
Mayat tersebut saat ditemukan dalam kondisi tak wajar. Tangannya terikat dan mulut dibekap, kuat dugaan mayat wanita ini merupakan korban pembunuhan.
Penemuan mayat wanita tersebut lantas menggegerkan warga. Mayat wanita itu awalnya diketahui oleh H Syamsul (50) yang memiliki lahan di sekitarnya.
Lokasi penemuan itu tepatnya berada di Kepenghuluan Labuhan Papan, Kecamatan Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM), Kabupaten Rokan Hilir.
Kapolres Rohil AKBP Nurhadi Ismanto Humas AKP Juliandi mengatakan, bahwa mayat perempuan yang belum diketahui identitasnya tersebut pertama kali diketahui oleh warga bernama H. Syamsul (50) warga Jalan MTS, Kepenghuluan Ujung Tanjung, Kecamatan Tanah Putih.
Ia menjelaskan pada saat itu, dari pondok lahan milik Syamsul, ia melihat ada mayat terapung di tepian sungai.
Tidak lama kemudian lewat saksi saksi berikutnya Muhayar (31) warga Kepenghuluan Labuhan Papan, Kecamatan TPTM, Kabupaten Rohil.
Selanjutnya saksi Syamsul memanggil saksi Muhayar untuk melihat mayat yang belum diketahui identitasnya tersebut.
Saksi kemudian segera menghubungi pihak Kepolisian Polsek Tanah Putih Tanjung Melawan (TPTM) atas temuan itu.
Tidak berselang lama personel Satreskrim Polres Rokan Hilir yang dipimpin langsung Kasat Reskrim bersama personel Polsek TPTM, tenaga medis Pukesmas TPTM bersama warga lainnya berbondong menuju tempat kejadian perkara (TKP).
"Setelah dilakukan pemeriksaan singkat diketahui mayat tersebut berjenis kelamin perempuan, dengan kondisi kedua tangannya terikat ke belakang dengan tali nilon warna hijau, dengan mulutnya terikat," ungkap Juliandi, Selasa (13/7/2021).
Mayat tersebut selanjutnya dimasukan ke kantong jenazah kemudian dibawa ke Puskesmas Kecamatan TPTM untuk dilakukan visum ET Repertum atau pemeriksaan luar.
"Dari hasil visum et repertum terdapat luka di kemaluan korban, lubang punggung, luka lebam di lengan kanan, lidah menjulur, mata menonjol keluar," katanya.
Dari lokasi petugas kepolisian mengamankan barang bukti berupa 1 utas tali nilon warna hijau panjang 1 meter, 1 helai tangtop warna coklat, 1 helai baju kaos warna ungu bertuliskan Bayer Muncen, kemudian 1 buah celana pendek motif garis lurus, dan 1 helai celana dalam warna cream.
"Untuk memastikan penyebab kematian korban, selanjutnya mayat perempuan yang belum diketahui identitasnya tersebut dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk dilakukan otopsi. Dugaan mayat perempuan tersebut dibunuh," tuturnya.
Berita Terkait
-
Mayat Wanita Tanpa Identitas Gegerkan Warga Bogor, Disimpan di Bagasi Mobil Hitam
-
Pembunuh Wanita Hamil Dikubur di Rumah Ditangkap, Begini Reaksi Keluarga
-
Sudah 2 Pekan, Pembunuh Wanita Hamil Terkubur di Rumah Belum Ditangkap
-
Diduga Dibawa Kabur, Benda Berharga Wanita Hamil Tewas Terkubur Ditemukan
-
Gempar Mayat Wanita Hamil di Galian Septic Tank, Suami Kini Diburu Polisi
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Spill Jam Tangan-Tas Branded Anggota DPRD Riau dan Istri, Nilainya Ratusan Juta
-
Hari Gajah Sedunia 2026, Domang 'si Selebriti' dan Eksistensi Gajah Nusantara
-
Sebanyak 2.665 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Riau Selama 2023-2025