SuaraRiau.id - Seorang terduga teroris yang ditangkap tim Densus 88 Antiteror di Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis, Riau dikenal sebagai orang yang rajin pergi ke masjid.
Hal itu disampaikan seorang tetangganya, Habli. Ia mengaku kaget saat mendengar kabar bahwa pria berusia kisaran 40 tahun yang dikenalnya itu ditangkap Densus 88, Senin (14/6/2021) pagi.
"Ya saya kaget dengar informasi ini, penangkapannya pun saya tidak tahu. Kalau orangnya itu rajin ke masjid," kata Habli, Senin (14/6/2021).
Ia tak menyangka, tetangganya yang baru tinggal sekitar 3 bulan lalu itu terlibat jaringan terorisme.
Karena selama ini, menurutnya, tak ada gelagat yang mencurigakan sedikit pun dari terduga teroris tersebut.
"Kalau soal ke masjid dia rajin, subuh juga. Makanya kita kaget saja," tuturnya.
Habli yang tinggal tak jauh dari lokasi rumah kontrakannya tersebut mengenal pribadi terduga teroris itu sebagai orang yang alim dan ramah kepada warga.
"Kadang sekedar tegur sapa sama kita, kalau jumpa jarang-jarang juga," katanya.
Ia menyebut, bahwa kelurga mereka tinggal di kawasan Jalan Nikmat, Desa Boncah Mahang, Kecamatan Bathin Solapan baru sekitar tiga bulan lalu.
Sebelumnya, warga tahu bahwa dia merupakan warga kota Dumai, Riau, yang baru pindah.
Profesinya, kata Habli, ia mengetahui bahwa lelaki yang ditangkap tim densus 88 tersebut bekerja serabutan.
"Kadang dia jualan gitu, kalau pastinya saya kurang tahu," ujarnya.
Di mata tetangga, keluarga terduga teroris tersebut merupakan warga yang mau membaur dengan masyarakat. Namun warga tak habis pikir, bahwa tetangganya tersebut ditangkap lantaran kasus terorisme.
Sebelumnya, pria yang diduga teroris tersebut ditangkap petugas saat mengantarkan soal ujian sekolah anaknya ke SD yang berada di kawasan Kecamatan Bathin Solapan, Bengkalis.
Ketua RW setempat, Suriaman menyebut bahwa informasi yang didapatnya dari warga itu benar merupakan penangkapan terduga teroris.
Berita Terkait
-
Penjual Kurma di Pekanbaru Ditangkap Densus 88, Ini Kesaksian Tetangganya
-
Salah Satu Terduga Teroris di Riau Ditangkap saat Antar Soal Anak ke Sekolah
-
13 Terduga Teroris Ditangkap di Riau, Densus 88 Antiteror Masih Bekerja
-
Polri Sebut Terduga Teroris Merauke Punya Hubungan dengan Teroris Makassar
-
Guru SD Tega Gunduli Wanita Muda di Bengkalis, Ternyata Gara-gara Ini
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Siswa di Kuansing Belajar dari Rumah Dampak Parahnya Kabut Asap Karhutla
-
Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Stafsus Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ungkap Alasannya