SuaraRiau.id - Simpang siur informasi pengelolaan dana haji hingga kini masih menjadi sejumlah kalangan. Bahkan Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) meminta dana haji diaudit.
Namun, rupanya pernyataan HNW tersebut ditanggapi penggiat media sosial Mohammad Arifin. Ia juga meminta jika keuangan parpol juga diaudit seperti dana haji.
Arifin juga meminta untuk melakukan proses audit keuangan ke parpol yang ada di Indonesia.
"Ada orang parpol yang minta audit dana haji. Sama, saya juga minta audit keuangan parpol," cuitnya dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Selasa (8/6/2021).
Pemilik akun @hanssolo itu menegaskan bahwa semua harus sama rata. Sama-sama harus transparan apalagi jika hal tersebut berkaitan dengan amanah rakyat.
"Sama-sama harus transparan dan akuntabel, karena keduanya mengemban amanah rakyat," kata dia.
Terlihat beberapa warganet juga ikut memberikan tanggapan dari cuitan Arifin tersebut.
"Dana haji saya yakin diaudit. Pengelolaannya oleh @Humas_BPKH. Setoran ONH perorang 35 JT, biaya real pelaksanaan haji 65-70 JT. Yang aneh itu @MUIPusat tidak mau diaudit, ULAMA lho," komentar pengguna akun lain.
Melihat hal tersebut, Mohammad Arifin lantas menanggapinya. Ia mengatakan hal tersebut harus dipertanyakan karena termasuk memakai anggaran APBN.
"Tanda tanya besar, padahal makan apbn juga," balas Mohammad Arifin dalam komentarnya.
Ada pula warganet yang meminta agar proses audit juga dilaksanakan kepada lembaga MUI.
"Boleh usul gak? Sesekali audit dana MUI napa?" tulis seorang warganet.
"Saya juga nunggu," balas Mohammad Arifin dalam komentarnya.
Sebagai informasi, Wakil Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid meminta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) untuk melakukan proses audit dana haji tahun 2021. Hal itu dilakukan karena menurutnya bertujuan agar fitnah dan transparansi dana haji cepat selesai.
Berita Terkait
-
Denny Siregar Ajak Masyarakat Percaya Jokowi soal Pengelolaan Dana Haji
-
Anggota DPR RI Minta Ustaz yang Sebar Hoaks Dana Haji Sadar Diri
-
Demi Keamanan, HNW Minta BPK Audit Dana Haji Secara Transparan
-
Beredar Isu Miring, Menko PMK Jamin Dana Haji Aman di BPKH
-
Tagar Kemanain Dana Haji Trending, Publik Sindir Pakai Video Rizal Ramli
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
Realisasikan Ekonomi Kerakyatan, BRI Perkuat Koperasi Desa Merah Putih dan Hadirkan BRILink Agen
-
Riau Kembali Gelar Pemutihan Denda Pajak Kendaraan, Berlaku hingga 30 November
-
Pemkab Meranti Perpanjang Belajar Daring Imbas Kabut Asap Belum Reda
-
Pemprov Riau Diminta Ambil Langkah Nyata Terkait Dampak Kabut Asap Karhutla
-
Polda Riau Lanjutkan Kasus Jual Beli Lahan Kawasan Hutan Rokan Hilir