SuaraRiau.id - Sebuah video beredar yang menunjukkan antrean panjang di area di Bandara Sultan Syarif Kasim II atau SSK II Pekanbaru.
Dalam video tersebut, kerumunan penumpang seperti warga negara asing (WNA) China memadati area terminal bandara Sultan Syarif Kasim II.
Beberapa orang tampak membawa koper dan berkerumun tidak memakai masker. Bahkan para petugas bandara juga demikian, kondisi ini sepertinya terjadi sebelum masa pandemi Covid-19.
General Manajer Eksekutif Bandara SSK II Pekanbaru, Yogi Prastyo menyampaikan bahwa dalam video tersebut memang berada di bandara SSK II Pekanbaru.
Namun ia memastikan bahwa video yang menampilkan warga etnis Tionghoa ramai-ramai di bandara tersebut merupakan video lama.
Bahkan sebelum pandemi Covid-19 melanda tanah air.
"Sepertinya itu video sudah lama, beberapa tahun yang lalu, sebelum pandemi sepertinya," kata Yogi, Sabtu (5/6/2021).
Hal tersebut dipastikan bukanlah terjadi baru-baru ini. Sebab, kondisi tampilan dan kondisi bangunan depan di terminal keberangkatan bandara tersebut saat ini sudah banyak berubah dan direnovasi.
"Layout Bandara juga sudah berbeda dengan kondisi sekarang (tidak seperti yang di video)," ungkapnya.
Informasi yang dihimpun, kedatangan warga etnis Tionghoa tersebut memanglah terjadi beberapa tahun silam.
Belum diketahui warga etnis Tionghoa tersebut berasal dari daerah mana, namun sepertinya kehadiran mereka ke Bumi Lancang Kuning tersebut untuk menghadiri tradisi bakar tongkang yang diadakan setiap tahun sebelum masa pandemi di kota Bagansiapiapi, Kabupaten Rokan Hilir.
"Untuk pastinya kita cek dulu," tutur Yogi.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada
Berita Terkait
-
Terungkap, Sudah Ribuan Surat Bebas Covid-19 Palsu Terjual di Pekanbaru
-
Pemalsu Surat Bebas Covid-19 di Pekanbaru Ditangkap
-
Masa Larangan Mudik, Ada 2.197 Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru
-
WNA Dibiarkan Masuk Saat Lebaran, Fadli Zon: Kita Mau Ziarah Kubur Tak Bisa
-
Warga Asing Masuk Indonesia Saat Larangan Mudik, Ini Kata Politisi PDIP
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Polda Riau Ungkap Bisnis Pupuk Palsu Puluhan Ton, Petani Sawit Jadi Korban
-
Jenderal Listyo Tersangka Penyadapan Presiden, Pernah Diberi Anugerah Adat LAM Riau
-
Ratusan iPhone Berbagai Tipe dari Batam Diamankan di Perairan Tembilahan
-
Dari Tiket Hingga Akomodasi, Nikmati Beragam Penawaran Perjalanan Menarik
-
Kasus ISPA akibat Karhutla Tembus 401 Ribu, Riau Sempat Catat 23 Kasus Sehari