SuaraRiau.id - Marcell Siahaan masuk Islam. Baru-baru ini, ia mengungkap perjalanan spiritualnya sejak kecil hingga menjadi mualaf di YouTube Daniel Mananta.
Penyanyi Marcell Siahaan kemudian mendapat banyak pujian dan simpati dari berbagai pihak. Usai video tersebut diunggah, publik akhirnya tahu perjalanan spiritual Marcell.
Marcell yang terlahir sebagai Katolik, mengaku sudah sejak kecil melakukan perjalan spiritual dengan mencari keyakinan dan kecocokan di hatinya.
Ia senang menonton tayangan-tayangan religi, padahal waktu itu Marcell Siahaan seorang agnostik.
“Jadi dulu dari zaman gue kecil, waktu gue agnostik itu, di zaman-zaman si Marcell kecil anomali ini, dulu zaman di TVRI ada beberapa acara, mimbar agama Islam, mimbar agama Katolik, dan mimbar agama Buddha. Nah, gue itu dulu adalah penggemar acara-acara itu,” katanya dilansir dari Hops.id--jaringan Suara.com, Minggu (9/5/2021).
Marcell Siahaan ketika itu kerap memperhatikan orang lain di sekitarnya beribadah. Dirinya, yang mengaku senang ‘mencari’, kemudian melanjutkan perjalanan spiritualnya.
Hingga akhirnya ia memutuskan menjadi Buddhis. Memeluk agama Buddha, tak membuat perjalanan Marcell Siahaan berhenti.
Ia terus mencari dan mencari serta terus belajar. Hingga akhirnya, ketika Marcell bertemu Rima Melati Adams, istrinya kini, ia mantap memeluk Islam.
“Terus kemudian gue bertemu Rima. Rima juga menunjukkan cara dia beribadah dengan cara dia sendiri kan dia muslim. Terus dia juga ngasih tahu keeratan keluarga dia, keluarga muslim dia di Singapura, Malaysia, dan gue nyaman sekali.” katanya.
Dalam kesempatan itu, Marcell mengungkapkan bahwa ia memeluk Islam atas dasar keyakinan dan ketenangan diri.
Setelah mendapat hidayah dan tenang ketika menjadi mualaf, Marcell Siahaan merasakan hal yang lebih dinamis dalam dirinya.
Marcell juga menjawab pertanyaan Daniel Mananta mengenai karakter Allah di matanya. Marcell menjelaskan bahwa Allah adalah Yang Maha Kokoh dan juga Maha Penyayang.
“Dia (Allah) itu menjadi sesuatu Yang Maha Kokoh sekaligus at the same time sesuatu yang paling loveable, menurut gue. Dia cantik dan agung pada saat yang bersamaan. Dia sesuatu yang jalal dan jamal di saat yang sama,” terangnya.
Menjadi mualaf, saat ini Marcell Siahaan mengaku merasa lebih baik dibandingkan saat dirinya tengah mencari jati diri. Salah satu hal baik yang dirasakannya adalah menjadi lebih ikhlas dalam menjalani sesuatu.
“Menurut gue ajaran yang gue jalanin ini adalah yang membuat gue ikhlas melihat dalam segala hal karena itu yang paling susah,” tutur dia.
Berita Terkait
-
Bimbang Memilih Agama, Dapat Hidayah Setelah Dengar Ceramah di Youtube
-
Sempat Sombong saat Jadi Vegetarian, Marcell Siahaan: Jangan Diikutin ya!
-
Marcell Siahaan Tolak ke Arie Untung Habis Pindah Agama, Netizen Bersyukur
-
Didoakan Budiman Sudjatmiko usai Jadi Mualaf, Begini Reaksi Marcell Siahaan
-
Jadi Mualaf dan Ditawari Main ke Arie Untung, Jawaban Marcell Mengejutkan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
BRI dan Kemenpora Perkuat Masa Depan Atlet SEA Games 2025
-
Indonesia Berprestasi di SEA Games 2025, Menpora: BRI akan Transfer ke Rekening Atlet dan Pelatih
-
4 Mobil Bekas 100 Jutaan untuk Keluarga, Mesin Bandel dan Kabin Nyaman
-
3 Mobil Suzuki Bekas 7-8 Penumpang, Desain Gagah dan Fleksibel
-
4 Mobil Toyota Bekas dengan Captain Seat, Kemewahan Menyamai Alphard