SuaraRiau.id - Endi alias Garong (35) warga Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ditangkap polisi terkait aksi pencurian sepeda motor.
Aksinya itu sudah dilakukan 8 kali dengan modus membawa para korbannya berobat ke dukun. Garong beraksi di kawasan RSUD Indrasari Rengat, Kelurahan Pematang Reba, Kecamatan Rengat Barat.
Dalam meyakini para korban, dia mengajak para korbannya untuk menjalani perobatan ke dukun. Mungkin karena frustasi belum sembuh lewat medis, korbannya itu pun terbawa bujuk rayu.
Akhirnya korban yang terpancing ikut berobat ke dukun yang disebut oleh Garong. Namun saat di perjalanan sedang istirahat, di situlah motor para korban dilarikan pelaku.
Humas Polres Indragiri Hulu Aipda Misran mengatakan, modus yang dipakai pelaku cukup aneh, yakni mengantarkan korban ke rumah dukun, kemudian melarikan sepeda motor korban ketika istirahat dalam perjalanan.
Misran menjelaskan, setelah berhasil beberapa kali melarikan sepeda motor korban, terutama di sekitar RSUD Indrasari Rengat, akhirnya dia berhasil diringkus unit Reskrim Polsek Rengat Barat, pada Rabu 14 April 2021 lalu pukul 10.00 WIB di Kelurahan Pematang Reba.
"Garong merupakan pelaku kasus penggelapan sepeda motor yang selama ini meresahkan masyarakat," kata Misran Jumat (23/4/2021).
Dijelaskan Misran, kasus ini mulai terungkap saat beberapa hari sebelum kejadian, pelaku berjumpa dengan korban, yakni Sahro (52) warga Pasar Ukui, Kabupaten Pelalawan.
Pelaku mengajak korban untuk bertemu dengan dukun terkenal yang hebat di Desa Tanah Datar, Kecamatan Rengat Barat, yang bisa mengobati anak korban.
Entah mengapa, korban yang akrab dipanggil si Mbah itu pun percaya begitu saja dengan pelaku yang baru saja dikenalnya di Pasar Ukui.
Kemudian pada hari yang ditetapkan, yakni Selasa (5/1/2021) pada pukul 10.00 WIB, korban dan pelaku berangkat menuju Desa Tanah Datar dengan mengendarai sepeda motor milik korban jenis Honda Supra X 125 dengan plat nopol BM 3315 IP.
Sekitar pukul 12.30 WIB, korban dan pelaku tiba di Desa Tanah Datar, korban yang sudah paruh baya itu merasa tubuhnya penat mengendarai sepeda motor dari Ukui dan ingin berisitirahat sejenak di pinggir jalan desa sekalian buang air kecil kearah semak belukar pinggir jalan, atau hanya sekitar 5 meter dari tempat korban memarkirkan sepeda motor yang kuncinya masih tergantung di lubangnya.
"Saat buang air, korban mendengar sepeda motornya distarter, kontan saja korban berteriak dan menanyakan pelaku hendak kemana, kemudian pelaku menjawab jika ia mencari gelas untuk dibawa berobat ke dukun itu, korban mengatakan jika ia ingin ikut, tapi dilarang oleh pelaku karena pelaku katanya pergi sebentar, hanya sekitar 5 menit, kemudian pelaku bergegas meninggalkan korban yang masih sedang buang air kecil," jelasnya.
Kemudian sekitar 1 jam menunggu, tepatnya pukul 13.30 WIB, pelaku tak kunjung kembali, korban sudah mulai panik dan perasaannya juga sudah tak enak. Lalu korban mengambil handphone, kemudian menghubungi nomor telepon seluler milik pelaku.
Saat itu saluran telepon terhubung dan pelaku mengatakan jika korban sabar menunggu karena ia sedang menjemput orang yang punya gelas untuk berobat itu.
Berita Terkait
-
Anak 13 Tahun Riau Lahiran di Kamar Mandi, Ternyata Dihamili Ayah Tiri
-
Pasangan Rezita-Junaidi Kalah di PSU, Tapi Menang Pilkada Inhu
-
Pencuri Motor di Malang Tewas Setelah Jatuh dari Atap Rumah
-
Nekat! Sambil Gendong Balita, Emak-emak Curi Motor Saat Puasa
-
Viral Aksi Maling Motor di Bekasi, Warganet: Jelas Sekali Mukanya
Terpopuler
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
- Gunung Anak Krakatau Meletus Abu Membubung 15 Km, BMKG Jepang Pantau Ancaman Tsunami
- Daftar Shio yang Paling Berpotensi Jadi Pengusaha Sukses
- Harga Sepatu Skechers Original, Cek 5 Pilihan Terbaik untuk Jalan dan Lari
- 5 Manfaat Air Mawar untuk Wajah dan Kulit yang Menarik Diketahui
Pilihan
-
Warga Serbu Pasar Asemka Cari Masker, Pedagang: Stok KF95 Kosong Sejak Kemarin!
-
Siswa TK sampai SMA di Jakarta dan Tangerang Raya PJJ Sampai Rabu 9 September
-
Episode Erupsi Gunung Anak Krakatau Berakhir, Kata Badan Geologi
-
Abu Vulkanik Krakatau Meningkat, Operasional Bandara Soetta Berhenti hingga Pukul 6 Sore
-
Kedutaan Besar Negara Asing Keluarkan Peringatan untuk Warganya Pasca Erupsi Anak Krakatau
Terkini
-
Kasus ISPA Melonjak Dampak Karhutla, Pemkot Pekanbaru Siagakan 21 Puskesmas
-
5.000 Penumpang Bandara SSK II Pekanbaru Batal Terbang Imbas Erupsi Anak Krakatau
-
Manggala Agni Masih Padamkan Karhutla yang Membara di 10 Lokasi Riau
-
Sudah 49 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Pelalawan dan Bengkalis Terbanyak
-
Polda Riau Gagalkan Pengiriman 10 PMI Ilegal ke Malaysia, Satu Agen Ditangkap