SuaraRiau.id - Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, Provinsi Riau hanya mengizinkan 50 persen sekolah menggelar belajar tatap muka pada minggu pertama percobaan.
"Jika 14 hari ke depan belajar tatap muka tetap lancar, maka kita buka yang 50 persen lagi," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru Ismardi Ilyas, dilansir Antara, Sabtu (13/2/2021).
Proses belajar tatap muka di Kota Pekanbaru hingga saat ini sudah berjalan tiga hari, dan Dinas Pendidikan setempat masih melakukan pengawasan terhadap ratusan sekolah.
Saat ini hanya 87 sekolah dasar negeri dan 36 SMP negeri di Kota Pekanbaru, yang telah melaksanakan uji coba belajar tatap muka.
"Sebanyak 123 sekolah yang mulai melaksanakan tatap muka itu masih 50 persen dari total SD negeri dan SMP negeri yang ada di Pekanbaru," ujarnya.
Seluruh sekolah yang melaksanakan uji coba belajar tatap muka, berada di wilayah kecamatan zona kuning sebaran wabah Covid-19, sedangkan yang berlokasi di zona oranye tidak ada yang buka sama sekali.
"Itu pun siswa yang ke sekolah adalah anak-anak yang duduk di kelas akhir yakni kelas VI SD dan kelas IX, karena menyikapi persiapan ujian kelulusan," katanya.
Ia menambahkan, tiap anak hanya diberi waktu sekolah tatap muka dua kali dalam sepekan guna membahas materi pelajaran yang dianggap sulit selama dilakukan lewat pembelajaran jarak jauh (PJJ).
"Sekalian juga memberikan tugas-tugas untuk dibahas di rumah," katanya.
Baca Juga: 30 Ucapan Valentine Romantis, Kirim Buat Pasanganmu Besok 14 Februari
Sejauh ini pemantauan pelaksanaan sekolah tatap muka di Pekanbaru berjalan lancar, tidak ada kendala berarti.
"Tapi kami akan terus pantau. Secara acak, Alhamdulillah, kita tidak menemukan kelalaian-kelalaian dari pihak sekolah. Pelaksanaan berjalan lancar sesuai yang diharapkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
17 Sekolah di Mukomuko Sudah Berani Belajar Tatap Muka
-
Tiga Sekolah di Batam Gelar Simulasi Belajar Tatap Muka
-
Siswa Positif Covid-19, Pemkab Siak Bakal Evaluasi & Perketat Prokes
-
Siswa Kena Covid-19, Belajar Tatap Muka di Islamic Center Siak Diliburkan
-
Disdik Tanjungpinang Siapkan Sistem Pembelajaran Tatap Muka Baru
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu