Sejatinya, Ulu Kasok adalah sebuah desa yang ditenggelamkan untuk membuat proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kota Panjang. Hasilnya, bukit-bukit karang tampak menyembul layaknya sebuah pulau setelah lokasi tersebut dipenuhi oleh air yang digunakan untuk membuat danau buatan di daerah tersebut.
Perbedaan ketinggian antara daerah berbukit dan lembah membuat wilayah ini muncul area-area yang dari jauh terlihat seperti pulau karang di Raja Ampat.
Walaupun Ulu Kasok Kampar bukanlah gugusan pulau sungguhan seperti Raja Ampat, namun tak sedikit wisatawan yang terpukau oleh keindahannya.
Area di Puncak ulu Kasok kini menjadi lokasi wisata favorit tempat orang berfoto dan menikmati keindahan alam buatan ini secara maksimal.
Perjalanan Menuju Ulu Kasok
Tidaklah sulit bagi wisatawan untuk menapakkan kakinya di Ulu Kasok Riau mengingat obyek wisata ini hanya berjarak sekitar 15 km dari Kota Bangkinang.
Bahkan, untuk anda yang berasal dari luar Pulau Sumatera, lokasi Ulu Kasok bisa dicapai dengan mudah dari Pekanbaru. Anda bisa memulainya dengan menggunakan pesawat dan turun di Bandara Pekanbaru, lala melanjutkannya dengan menempuh perjalanan darat.
Perjalanan darat dari Pekanbaru menuju Bangkinang akan menempuh jarak sejauh kurang lebih 90 Km, atau sekitar 2 jam perjalanan dengan kecepatan normal. Tak perlu khawatir dengan kenyamanan selama perjalanan karena aksesnya sudah cukup nyaman melewati jalan nasional Pekanbaru-Bangkinang-Payakumbuh.
Bagi wisatawan yang berasal dari luar Pulau Sumatra, pemandangan perkebunan sawit dan pepohonan di sisi kanan kiri jalan akan menjadi daya tarik tersendiri yang tak selalu bisa didapatkan di kota asal mereka.
Sesampainya di Ulu Kasok, Anda cukup merogoh kocek Rp 10.000 saja sebagai biaya masuknya. Jika membawa kendaraan sendiri, ada tambahan biaya parkir tentunya. Setelah itu, Anda bisa mulai mendaki menuju puncak Ulu Kasok yang jadi lokasi terbaik untuk mengambil foto.
Sebelum bertandang ke tempat ini, ada baiknya Anda mempersiapkan stamina lebih. Untuk mencapai puncak Ulu Kasok, Anda harus berjalan kaki menanjak sejauh kurang lebih 500 meter.
Baca Juga: Gegara Menolak Diajak Joget, Pemuda di Kampar Dikeroyok hingga Pingsan
Hampir semua wisatawan yang datang bertujuan untuk mendapatkan foto dengan background lanskap mirip Raja Ampat ini.
Selain berswafoto, ada juga warga lokal yang menawarkan jasa untuk memfoto dengan tarif murah sehingga Anda bisa bebas berfoto sendiri maupun dengan pasangan.
Selain itu, Anda juga bisa menyewa speedboat untuk berkeliling danau dan melihat pulau-pulau kecil tersebut dari dekat.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada
Berita Terkait
-
Buntut Demo Warga Berujung Anarkis, Kapolda Riau Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim Panipahan
-
Kapolda Riau Gandeng Satuan Elite PDRM Malaysia, Sikat Narkoba dan Terorisme Lintas Batas
-
Bakar 500 Hektare Lahan Gambut Riau demi Kebun, Pria di Pelalawan Diciduk Polisi
-
Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi di Pelalawan dan Inhil, Hak Rakyat Kecil Terselamatkan
-
Hadapi Ancaman Super El Nino, Kapolda Riau Turun ke Bengkalis Pastikan Pemadaman Karhutla Maksimal
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Viral Warga Rohil Geruduk Tempat Dugem usai Heboh Serbu Rumah Bandar Narkoba
-
Demo TNTN di Kantor Gubernur Riau Hari Ini, Lalu Lintas Pekanbaru Dialihkan
-
Manfaat Limbah Sawit, Bisa Tekan Ketergantungan Impor Pupuk Kimia
-
Amarah Warga Serbu Diduga Rumah Bandar Narkoba Berujung Kapolsek Panipahan Dicopot
-
BRI Jadi Bank Pertama di Indonesia Bersertifikasi ISO/IEC 25000