SuaraRiau.id - Pemerintah pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Jawa dan Bali, yang dimulai hari ini, Senin, 11-25 Januari 2021.
Kebijakan ini bertujuan untuk membatasi gerak masyarakat agar dapat memutus dan mengurangi peningkatan kasus positif Covid-19 di Indonesia.
Terkait itu, Wakil Gubernur Riau Edy Natar Afrizal Nasution dalam rapat koordinasi bersama Forkopimda se-Riau secara virtual di Gedung Daerah Balai Serindit agar di daerah kabupaten/kota dapat menyesuaikan dan menjaga agar tidak terjadi penambahan kasus positif Covid-19.
"Jangan kasih kendor protokol kesehatan," tegas Edy Natar dilansir dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (11/1/2021).
Sebelumnya, Wakil Gubernur Riau mengatakan, di Provinsi Riau dalam tiga hari terjadi peningkatan jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19.
"Untuk tadi disampaikan, bagaimana situasi di daerah masing-masing, yang memang tingkatnya memang tinggi itu silahkan," kata Edy Natar pada Jumat (8/1/2021).
Pihaknya masih mencoba untuk evaluasi, dan menekankan 4 M.
"Bagaimana kita tetap memperketat itu, mencuci tangan, memakai masker, menghindari kerumunan, ini yang harus kita pertegas sekarang," pungkasnya.
Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menarik rem darurat untuk dapat menekan laju penularan Covid-19.
DKI Jakarta akan melakukan Pembatasan sosial berskala besar (PSBB), yang dimulai pada hari ini, Senin, 11 Januari 2021, sampai dua minggu ke depan.
Berita Terkait
-
Karhutla Riau Makin Meluas, Ratusan Hektare Lahan Terbakar
-
Tanpa Dokumen, 51 Ayam Bangkok Asal Malaysia Disita
-
Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Laut Kepri, Berisi 1,3 Ton Narkoba Siap Edar
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Siswa di Kuansing Belajar dari Rumah Dampak Parahnya Kabut Asap Karhutla
-
Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Stafsus Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ungkap Alasannya