"Saya yakin Dinas Perpustakaan dan Arsip profesional dalam mengelola arsip-arsip bersejarah sesuai dengan kewenangan undang-undang dan peraturan ANRI," ucap Tatang.
Hal itu disambut hangat Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip kabupaten Siak sangat mengapresiasi hal yang dilakukan oleh Ketua PCBS ini.
"Berarti sosialisasi kita tentang restorasi dan pendataan arsip-arsip bersejarah terkait kesultanan Siak berjalan dengan baik," kata Kadis Perpustakaan dan Arsip Siak, M Arifin.
Arifin mengaku berterimakasih kepada komunitas PCBS. Ia berharap hal semacam ini bisa menjadi contoh kepada masyarakat yang lain yang mempunyai manuskrip-manuskrip penting seperti ini yang berkaitan dengan sejarah Siak.
"Agar dapat datang ke Dinas Perpustakaan & Arsip Kabupaten Siak guna didata dan direstorasi agar lebih tahan lama," tambahnya.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Sekolah Riau Dilarang Gelar Perpisahan Mewah di Hotel, Bikin Beban Ortu!
-
Kasus Siswa SMP Siak Meninggal: Kementerian PPPA Minta Evaluasi Praktik Sekolah
-
Kapolda Riau Rotasi Massal Polsek Panipahan Imbas Rusuh Isu Sarang Narkoba
-
KPAI Soroti Kasus Anak SMP Siak Tewas, Sesalkan Unsur Senjata Masuk Praktikum
-
Karhutla Riau Meluas Jadi 3.456 Hektare, Status Siaga Darurat Masih Berlaku