SuaraRiau.id - Satpol PP Kota Pekanbaru bakal menggalakkan razia penginapan. Hal ini terkait banyaknya pasangan di luar nikah yang terjaring setiap kali petugas Satpol PP menggelar razia.
Plt Kasat Pol PP Kota Pekanbaru Burhan Gurning mengungkapkan pihaknya merasa gerah dengan kondisi itu dan mengaku akan ada razia besar-besaran ke depannya.
Hal ini disampaikan Burhan Gurning kepada media saat ditanya apakah pihaknya akan tetap menggelar razia ke sejumlah penginapan.
"Nanti akan kita lakukan. Tunggu saja. Akan ada (razia) besar-besaran," ujar Burhan seperti yang dikutip dari pekanbaru.go.id, Senin (23/11/2020).
Dikatakan Burhan, dirinya mempersilakan pihak pengelola menerima tamu menginap, namun harus mengetahui identitas tamu apakah pasang resmi atau di luar nikah.
"Ini harus dipahami oleh pemilik gedung (pengelola penginapan). Silahkan terima tamu, tapi minta lah datanya. Kalau suami istri alamatnya pasti sama," tegasnya.
Razia sebelumnya
Satpol PP merazia sejumlah penginapan di Kota Pekanbaru pada Minggu (15/11/2020) dini hari. Petugas berhasil menjaring sebanyak 39 pasangan ilegal.
Tim mendapati pasangan diduga sesama jenis di salah satu kamar penginapan di Pekanbaru.
Plt Kepala Satpol PP Kota Pekanbaru, Burhan Gurning tak habis pikir. Dia bersama timnya menemukan pasangan sesama jenis saat mereka menggelar razia di sejumlah penginapan itu
"Saya pun tidak menyangka. Karena waktu itu saya menunggu di bawah. Anggota melapor bahwa ada pasangan seperti itu," ujarnya, Kamis (19/11/2020).
Burhan menceritakan saat mereka menggrebek pasangan tersebut. Petugas membuka pintu kamar dengan "kartu master". Dua pria didapati sedang berbaring di tempat tidur. Salah satunya tidak berbusana.
"Jadi anak itu sebelumnya sudah dibikin mabuk dulu, dikasih lem mungkin. Setelah itu baru dikerjai," kata Burhan.
Rentang usia pasangan diduga gay cukup jauh. Satunya pria berusia 30 tahun. Sedangkan rekannya masih di bawah umur.
"Usia 16 tahun dan yang membawa itu usia 30 tahun. Mereka orang Pekanbaru," jelasnya.
Dengan memakai helm, pria yang terjaring razia menggendong rekannya yang masih pingsan saat diamankan petugas.
"Masa di bawah umur dibiarkan seperti itu. Dugaan memang ada penyimpangan," tambahnya.
Burhan menyebut, selama menjadi Plt Kasatpol PP sejak Juni 2020, baru kali ini mendapati kasus pasangan sesama jenis, saat merazia tempat penginapan.
Kasatpol mengimbau para orangtua lebih mengontrol anak mereka. Memperhatikan ciri-ciri dan karakter anak.
Sebelumnya Satpol PP juga merazia penginapan di Pekanbaru, ketika itu mendapati pasangan ilegal dan beberapa di antaranya anak di bawah umur.
Berita Terkait
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
PKL di Pecinan Glodok Kabur Berhamburan Didatangi Satpol-PP, 85 Motor di Trotoar Kena Cabut Pentil
-
Bendera Gerindra Masih Mejeng di Flyover Jakarta, Satpol PP DKI: Berizin hingga 8 Februari
-
Satpol PP DKI Bakal Gelar Operasi Senyap Sasar Peredaran Tramadol di Jakarta
-
Kewenangan Satpol PP dalam KUHP Baru: Antara Privasi Warga dan Hukum yang Hidup
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
Pencuri Sawit di Pekanbaru Ditangkap Lalu Dilepas, Pemilik Kebun Kecewa
-
Juru Parkir Bakal Ditindak Jika Minta Pungutan di Indomaret-Alfamart Pekanbaru
-
Wali Kota Agung Bakal Naikkan Honor Ketua RT dan RW di Pekanbaru
-
5 HP RAM 8 GB Harga di Bawah 2 Juta: Kamera Jernih, Layar AMOLED
-
Jadwal Libur dan Belajar SD-SMP Pekanbaru Selama Ramadhan 2026