SuaraRiau.id - Sebuah kontes ikan cupang di Kota Pekanbaru Provinsi Riau dilakukan secara daring, Minggu (15/11/2020). Hal ini diselenggarakan untuk menyiasati masa pandemi Covid-19.
Kontes Ikan Cupang Online ini diadakan komunitas cupang di Kota Bertuah untuk mengobati kerinduan sesama pecinta ikan hias.
Selain itu, melalui perlombaan ini diharapkan dapat mengangkat perekonomoan peternak cupang.
Ketua Panitia Lomba, Halim Iwanto mengungkapkan, perlombaan diadakan secara daring karena masa pandemi corona, tidak boleh berkerumun dan berkumpul. Sehingga tercetuslah, ide untuk mengadakan perlombaan secara daring.
“Karena kita sedang pandemi, kita tidak boleh berkumpul beramai-ramai, karena itu kita adakan sesuai prosedur dan peraturan pemerintah,” kata Halim seperti yang dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Minggu (15/11/2020).
Kontes ini tidak hanya diikuti peserta dari Pulau Sumatera, tetapi ada juga dari negara tetangga, yakni, Malaysia dan Singapura.
Halim menambahkan, sistem perlombaan, para peserta wajib mengirimkan cupang yang di perlombakan ke Kota Pekanbaru dan proses penilaian diadakan langsung melalui media sosial, Instagram.
Dalam kontes kali ini, ada 80 Kategori yang dipertandingkan, dengan total 790 ekor cupang yang bertarung memperebutkan gelar juara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
- Krim Malam yang Bagus Apa? Ini 4 Rekomendasi Sesuai Klaim dan Harga
- Segel Ruang Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Hilang, Jaksa KPK Cium Ada Pihak Terlibat
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Karhutla Siak Capai 273 Hektare, Keterbatasan Anggaran Jadi Tantangan
-
BRI Perkuat Layanan Global Lewat Inovasi BRImo Taiwan
-
LPPOM Babel Resmikan Pusat Layanan Halal Terpadu Pertama di Indonesia
-
Karhutla Siak, Tim Lakukan Pemadaman dan Pendinginan 14 Titik Api
-
Polisi Gagalkan Penyelundupan Sabu 65 Kg di Perairan Bantan Bengkalis