- Kasus ISPA dan bronkitis di Riau melonjak pada September 2026 akibat kabut asap karhutla yang tak kunjung reda.
- Dinas Kesehatan Riau mengoperasikan rumah oksigen gratis di Pekanbaru sejak Kamis, 8 Oktober 2026, untuk korban gangguan pernapasan.
- PDPI Riau meminta pemerintah memperketat pembatasan aktivitas luar ruangan serta memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh bagi sekolah.
Guna mengantisipasi jatuhnya korban, PDPI Riau menyarankan agar Pemprov maupun kabupaten dan kota segera menyiapkan fasilitas bantuan medis tingkat darurat selain distribusi masker N95.
Pejabat Fungsional Tertentu (JFT) Administrator Kesehatan Madya Dinas Kesehatan Riau, dr Cinthia Lidyani menyampaikan warga yang mendatangi posko akan mendapatkan pemeriksaan fisik serta pemberian obat dan vitamin sesuai indikasi medis.
"Di rumah oksigen Dinas Kesehatan Riau di-standby kan 1 dokter umum dan 2 orang perawat. Dan juga menyediakan 1 posko layanan kesehatan yang berada di halaman Kantor Dinas Kesehatan dilengkapi dengan 1 unit ambulans," ujarnya.
Cinthia menuturkan, untuk kasus berat dan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut, pihaknya akan merujuk ke rumah sakit.