- Kabut asap kebakaran hutan tidak terlalu berpengaruh terhadap kelancaran operasional penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru pada Jumat, 9 Oktober 2026.
- General Manager Bandara SSK II Pekanbaru Achmad menyatakan bahwa jarak pandang saat pemantauan tersebut masih berada pada angka 2.000 meter.
- Sebelumnya, pada 6 hingga 8 Oktober 2026, sejumlah penerbangan sempat mengalami kegagalan pendaratan, pengalihan rute, dan penundaan akibat kabut asap.
SuaraRiau.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) belum terlalu berpengaruh terhadap operasional Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Kota Pekanbaru.
Aktivitas penerbangan dari dan menuju Bandara SSK II Pekanbaru berjalan lancar, aman dan normal meskipun daerah setempat masih diselimuti.
"Data penerbangan per jam 09.00 WIB keberangkatan ada tujuh penerbangan dan kedatangan ada dua penerbangan mendarat dengan lancar," ujar General Manager Bandara SSK II Pekanbaru, Achmad, Jumat (9/10/2026).
Dia mengatakan jarak pandang masih berada pada angka 2.000 meter. Meski dalam dua hari terakhir sejumlah penerbangan mengalami gangguan akibat kabut asap di Bandara SSK II Pekanbaru.
Namun demikian, kata Achmad, pihaknya terus memantau pergerakan cuaca secara berkala bersama BMKG demi memastikan keselamatan dan kenyamanan seluruh pengguna jasa penerbangan.
Diketahui, pada Rabu (6/10/2026) dua pesawat menuju Pekanbaru, gagal melakukan pendaratan karena kabut asap.
Satu pesawat Lion Air JT 292 memilih kembali ke Bandara Soekarno-Hatta, sementara Citilink QG 936 dialihkan ke Bandara Hang Nadim Batam.
Keputusan tersebut diambil ketika jarak pandang di Bandara SSK II hanya sekitar 600 meter.
Meski dua penerbangan dari Jakarta terdampak, operasional penerbangan di Bandara SSK II tetap berjalan setelah itu.Pelita Air IP 320 rute Jakarta-Pekanbaru juga berhasil mendarat di Bandara SSK II pada pukul 08.40 WIB.
Kemudian pada Kamis (8/10/2026) sebanyak tiga pesawat sempat berputar-putar dalam waktu yang cukup lama sebelum melakukan pendaratan.
Ketiga penerbangan tersebut yakni Citilink QG936 dan Lion Air JT292 rute Jakarta-Pekanbaru serta Malaysia Airlines MH841 rute Kuala Lumpur-Pekanbaru. (Antara)