Rasakan Manfaat Pemberdayaan PNM, Produk Gula Aren Susanti Kini Dilirik Eksportir

Susanti menyadari kualitas produk yang baik ternyata belum cukup untuk membuat Gasebu dikenal luas.

Eko Faizin
Selasa, 08 September 2026 | 09:30 WIB
Rasakan Manfaat Pemberdayaan PNM, Produk Gula Aren Susanti Kini Dilirik Eksportir
Rasakan Manfaat Pemberdayaan PNM, Produk Gula Aren Susanti Kini Dilirik Eksportir. [Dok PNM]
Baca 10 detik
  • Susanti merintis usaha gula semut Gasebu di Garut sejak 2015 namun terkendala modal serta promosi.
  • Ia bergabung dengan PNM Mekaar untuk mendapatkan modal usaha serta pendampingan pembuatan kemasan dan pemasaran.
  • Bantuan tersebut membuat produknya dikenal luas, menjangkau pasar ekspor, dan memberdayakan ratusan warga sekitar Bungbulang.

Sosialisasi program pemberdayaan yang digagas bersama berhasil mengumpulkan puluhan warga sekitar untuk dilatih membuat gula semut dari rumah masing-masing, sehingga modal usaha dapat dikelola lebih merata di tengah masyarakat.

Dampaknya kini mulai terasa luas, sekitar 130 orang, terdiri dari 113 petani aren dan 17 pekerja di rumah produksi, menggantungkan penghasilan pada usaha yang kian dikenal ini.

Sebagian keuntungan usaha pun disisihkan untuk kegiatan sosial di lingkungan sekitar, sejalan dengan semangat memberdayakan masyarakat yang menjadi fondasi berdirinya Gasebu.

Susanti berharap dukungan branding dan pengembangan usaha yang telah ia rasakan dapat terus berlanjut ke depannya, tidak berhenti pada satu momentum saja.

"Mudah-mudahan nanti ada program-program lain yang bisa lebih mengembangkan usaha kita dan bisa berdampak lebih luas lagi untuk masyarakat banyak melalui PNM," katanya.

Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) Kindaris meyakini perlu pendekatan khusus untuk membuat usaha ultra mikro berkembang, diantaranya adalah dengan mengkombinasikan pembiayaan dan pemberdayaan.

"Untuk membuat usaha ultra mikro berkembang bukan hanya butuh modal uang tetapi juga dibukakan jalan untuk bisa naik kelas. Dibutuhkan dukungan yang lebih besar agar literasi dan kualitas usaha meningkat dibandingkan dengan skala usaha lainnya," jelas Kindaris.

Kisah Susanti menjadi gambaran bagaimana PNM turut membuka jalan bagi usaha ultra mikro di pelosok daerah untuk memperkenalkan produknya ke pasar yang lebih luas.

Dari sebuah kampung kecil di Bungbulang, dukungan branding itu kini mengantarkan Gasebu selangkah lebih dekat menuju pasar ekspor, sekaligus membuka dampak ekonomi yang dirasakan jauh melampaui usaha Susanti sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini