- Sanfeng Environment di Chongqing, Tiongkok, mengoperasikan teknologi pengolahan sampah menjadi listrik yang ramah lingkungan sejak tahun 1998.
- Perusahaan ini telah mengimplementasikan 268 proyek pembangkit listrik tenaga sampah di 12 negara dengan kapasitas harian besar.
- Fasilitas tersebut menggunakan sistem kontrol cerdas dan teknologi gas buang mutakhir untuk memproses sampah secara efisien dan aman.
SuaraRiau.id - Bersih, rapi dan asri. Begitulah kesan pertama ketika berkunjung ke kawasan Chongqing Sanfeng Environment Group Corp Ltd, Chongqing, Tiongkok, Selasa (23/6/2026).
Pabrik terletak di perbukitan Chongqing dengan pemandangan pegunungan nan hijau. Yang membuat bertambah takjub, tidak ada sekalipun tercium bau sampah di sekitar infrastruktur seluas 18 hektare tersebut.
Sanfeng Environment merupakan salah satu tempat Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Selain menghasilkan energi terbarukan, teknologi pemusnahan sampah ini aman dan ramah lingkungan.
![Perwakilan Chongqing Sanfeng Environment Group Corp Ltd, Chongqing, Tiongkok menjelaskan proses Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL), Selasa (23/6/2026). [Suara.com/Eko Faizin]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/26/17502-pengolahan-sampah-menjadi-energi-listrik-psel-di-tiongkok.jpg)
"Hingga saat ini, perusahaan kami telah menginvestasikan 56 proyek pembangkit listrik tenaga sampah di dalam negeri dengan kapasitas pengolahan sampah rumah tangga sekitar 60.900 ton per hari," sebut perwakilan Sanfeng Environment kepada rombongan.
Dia menyampaikan teknologi dan peralatan Sanfeng Environment telah diterapkan pada 433 jalur insinerasi di 268 proyek pembangkit listrik dari sampah di 12 negara di dunia, termasuk Tiongkok, Amerika Serikat, India, Ethiopia, Thailand, Vietnam dan lainnya dengan kapasitas pemrosesan sampah rumah tangga harian lebih dari 240 ribu ton.
"Perusahaan kami memulai langkahnya pada tahun 1998. Kami bergerak di bidang pengolahan sampah dan teknologi pembakaran untuk listrik," jelasnya.
Dengan pangsa pasar memimpin di industri, Sanfeng Environment menjadi perusahaan ke-200 dalam reformasi BUMN yang ditetapkan oleh Dewan Negara China serta masuk dalam daftar 500 Besar Perusahaan Energi Baru Global.
"Tahun 2000, perusahaan menjadi pioner di China dengan memperkenalkan teknologi pembangkit listrik tenaga sampah SITY2000 dari Martin GmbH Jerman," ungkap di hadapan Tim Media Sumatera.
Sanfeng Environment merupakan perusahaan publik yang dikendalikan oleh negara (perusahaan BUMN dengan kepemilikan saham mayoritas).
Perusahaan PSEL ini mempunyai pemegang saham utama antara lain Chongqing Water Environment Grou, CITIC Environment Investment Group, China Cinda Asset, dan lainnya.
Salah satu proyek unggulan perusahaan tersebut adalah Pusat Lingkungan Hidup Yulin di Chongqing, yang selesai dibangun dan diresmikan pada tahun 2021.
Lokasi tersebut mengadopsi model operasi pembangkit listrik cerdas dengan sistem kontrol yang membuat operasi lebih aman dan efisiensj.
"Pabrik ini memiliki empat jalur pembakaran, masing-masing dengan kapasitas pengolahan sampah harian 750 ton," tuturnya.
Fasilitas ini dilengkapi dengan teknologi canggih seperti boiler panas sisa dengan teknologi pelapisan logam Inconel yang memperpanjang umur pakai peralatan, serta teknologi pemrosesan gas buang kombinasi terbaru yang menghasilkan emisi gas buang di bawah satu persepuluh standar Uni Eropa 2010.
Sanfeng Environment memiliki sistem kontrol cerdas derek sampah mengadopsi teknologi lidar, pemindaian 3D, dan Internet of Things industri untuk mewujudkan penjadwalan cerdas dan pengoperasian otomatis.