PNM Peduli Kuatkan Pengabdian Guru Honorer SDK Wukur NTT di Tengah Keterbatasan

SDK Wukur saat ini menjadi ruang belajar bagi 34 siswa dengan didampingi delapan tenaga pendidik.

Eko Faizin
Selasa, 19 Mei 2026 | 08:46 WIB
PNM Peduli Kuatkan Pengabdian Guru Honorer SDK Wukur NTT di Tengah Keterbatasan
Guru Honorer SDK Wukur, Yustina Yuniarti berfoto bersama murid serta tim PNM. [Dok PNM]
Baca 10 detik
  • Guru Honorer SDK Wukur, Yustina Yuniarti berjuang di tengah keterbatasan.
  • Ia harus menempuh sekitar 6 kilometer menuju sekolah, melewati medan sulit.
  • Selama 11 tahun, Yustina mengabdikan diri menjadi guru honorer sekolah itu.

SuaraRiau.id - Di pelosok Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), jalan menuju ruang kelas tidak selalu berupa lorong sekolah yang mudah dilalui.

Bagi Yustina Yuniarti, Guru Honorer SDK Wukur, Sikka, NTT, perjalanan menuju tempat mengajar adalah bentangan panjang pengabdian.

Setiap hari, ia menempuh sekitar 6 kilometer menuju sekolah, melewati jalan setapak, hutan, dan medan yang tidak ringan.

Namun tetap membawa semangat yang sama: memastikan anak-anak di SDK Wukur tetap belajar dan berani bermimpi.

Selama 11 tahun, Yustina mengabdikan diri di sekolah tersebut. Di tengah keterbatasan akses dan kondisi ekonomi yang tidak selalu mudah, ia memilih tetap bertahan sebagai pendidik.

SDK Wukur saat ini menjadi ruang belajar bagi 34 siswa dengan didampingi delapan tenaga pendidik.

Di tempat yang sederhana itu, proses belajar tidak hanya dibangun dari buku dan papan tulis, tetapi juga dari ketulusan para guru yang terus hadir meski harus menempuh perjalanan panjang setiap hari.

"Banyak orang tidak mau mengajar di sini karena kondisi jalan dan keuangan yang tidak memungkinkan. Namun, kami bertahan karena panggilan hati," tutur Yustina.

Kisah Yustina menjadi potret kecil dari keteguhan para pendidik di daerah yang terus menjaga nyala pendidikan meski berada dalam keterbatasan.

Perjuangannya juga mengingatkan pada semangat ibu-ibu Mekaar, perempuan-perempuan prasejahtera yang setiap hari berjuang dengan cara masing-masing untuk keluarga, pendidikan anak, dan masa depan yang lebih baik.

Ada ketulusan yang sama yakni berjalan dalam sunyi, bekerja tanpa banyak sorotan, tetapi meninggalkan dampak yang panjang bagi kehidupan orang lain.

Sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian tersebut, PT Permodalan Nasional Madani (PNM) melalui program PNM Peduli hadir memberikan dukungan sosial kepada Ibu Yustina.

Bantuan ini menjadi wujud kepedulian terhadap sosok pendidik yang tidak hanya mengajar dengan ilmu, tetapi juga dengan hati.

Kehadiran PNM diharapkan dapat menjadi penguat langkah bagi Yustina dan para pendidik lainnya yang terus bertahan menjaga harapan di ruang-ruang kelas sederhana.

"Terima kasih PNM sudah hadir membantu saya. Dukungan ini sangat berarti, bukan hanya untuk saya, tetapi juga menjadi semangat baru agar saya bisa terus mengajar anak-anak di sini. Semoga perhatian seperti ini membuat kami semakin kuat untuk tetap menjalankan tugas dengan hati," ujar Yustina.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini