- Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Koridor PT RAPP, Pangkalan Kerinci Pelalawan.
- Sebuah minibus oleng dan masuk ke dalam kanal yang ada di jalan perusahaan itu.
- Akibatnya, dua orang yang ada dalam mobil nahas tersebut meninggal dunia.
SuaraRiau.id - Kecelakaan maut terjadi di Jalan Koridor PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) KM 10, Desa Rantau Baru, Kecamatan Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan pada Senin (12/1/2026).
Sebuah minibus terjun ke dalam kanal yang menyebabkan dua orang yang berada dalam mobil meninggal dunia di lokasi kejadian. Kendaraan nahas tersebut tenggelam.
Kasatlantas Polres Pelalawan, AKP Rizkyan Tatit Hanafi menuturkan Toyota Rush korban awalnya melaju dari arah Pangkalan Kerinci menuju arah Langgam.
"Sesampainya di Kilometer 10 Desa Rantau Baru, kendaraan diduga melaju dengan kecepatan tinggi sehingga pengemudi kehilangan kendali," jelasnya.
AKP Rizkyan menyampaikan bahwa jalur yang dilintasi mobil tersebut merupakan Jalan Koridor RAPP yang secara fisik masih berupa perkerasan tanah dan batu.
Mobil tersebut dikemudikan oleh seorang pria berinisial BAF (34) dan membawa satu orang penumpang berinisial TEY (44) yang akhirnya kehilangan kendali dan berakhir masuk kanal.
Rizkyan memaparkan bahwa akibat kecepatan tinggi, mobil awalnya tiba-tiba bergerak ke arah kanan jalan tanpa sempat melakukan pengereman yang efektif.
Kemudian, kendaraan menghantam pembatas tanah di pinggir jalan sebelum akhirnya meluncur bebas masuk ke dalam kanal yang berada di sisi jalur tersebut.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), muncul dugaan kuat bahwa kedua korban sempat berupaya menyelamatkan diri saat air mulai masuk ke dalam kabin.
"Diduga korban berusaha menyelamatkan diri, tetapi tidak berhasil keluar dari kendaraan saat tenggelam," ungkap Kasatlantas.
Namun, tekanan air dan posisi mobil yang terbalik atau terendam sepenuhnya diduga menjadi penghambat utama.
Kondisi mobil yang berada di dasar kanal mengharuskan petugas mendatangkan alat berat untuk mengangkat bangkai kendaraan ke permukaan.
Setelah berhasil diangkat, petugas baru bisa mengeluarkan jenazah BAF dan TEY dari dalam mobil untuk dievakuasi ke rumah sakit terdekat.
Hingga saat ini, polisi telah memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi dan melakukan analisis terhadap kondisi fisik kendaraan.