28 Siswa SD di Meranti Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan Jajanan Kantin

Bersama dengan Dinas Kesehatan, pihaknya juga sudah mengambil sampel makanan.

Eko Faizin
Jum'at, 31 Mei 2024 | 07:22 WIB
28 Siswa SD di Meranti Dilarikan ke Puskesmas, Diduga Keracunan Jajanan Kantin
Kasus keracunan makanan. [Shutterstock]

SuaraRiau.id - Sebanyak 28 siswa keracunan makanan di Desa Dwi Tunggal, Kecamatan Rangsang, Kabupaten Kepulauan Meranti. Akibatnya, mereka harus dilarikan ke Puskesmas Tanjung Samak pada Rabu (29/5/2024).

Para murid SD Negeri 05 desa tersebut mengeluh pusing dan mual-mual setelah mengonsumsi jajanan yang dibeli di kantin sekolah.

Kapolsek Rangsang Ipda Anton Hilman mengatakan, menurut keterangan dari sebagian siswa yang diduga keracunan, sebelumnya mereka membeli jajanan snack kerupuk di kantin sekolah. 

"Kami belum bisa memastikan itu keracunan makanan. Karena masih dalam pemeriksaan dan sedang dilakukan observasi oleh tim medis puskesmas setempat," ujarnya dikutip dari Antara.

Para akhirnya dirujuk ke puskesmas pada pukul 20.00 WIB setelah mengalami mual-mual. Setelah dirawat, kondisi sebagian siswa telah membaik dan diperbolehkan rawat jalan.

Anton menjelaskan, pihaknya bergerak cepat dengan mendatangi sekolah dan melakukan pemeriksaan saksi serta meminta keterangan penjualnya.

Bersama dengan Dinas Kesehatan, pihaknya juga sudah mengambil sampel makanan yang diduga sebagai penyebab keracunan.

"Anggota kita bersama tim Dinas Kesehatan bergerak cepat mengecek ke kantin sekolah dan mengamankan sampel jajanan yang berada di dua kantin sekolah itu. Selanjutnya kita akan lakukan penyelidikan lebih lanjut," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Meranti, Muhammad Fahri membenarkan bahwa pihaknya mendapatkan laporan siswa SD di Kecamatan Rangsang diduga keracunan makanan jajanan.

Fahri menuturkan rata-rata korban mengalami sakit perut, mual, muntah dan diare setelah pulang dari sekolah. Tapi saat ini korban telah ditangani serius olehnya dan jajaran Puskesmas Tanjung Samak.

"Semua sudah ditangani oleh perawat di puskesmas, sehingga sebagian korban yang dinyatakan kondisinya membaik diperbolehkan pulang ke rumahnya," ujar Fahri.

Meski demikian, dia belum bisa memastikan penyebab kejadian apakah semua korban keracunan makanan atau tidak. Karena saat ini masih dalam pemeriksaan dan dilakukan penyelidikan epidemiologi (PE) oleh tim medis.

"Petugas telah mengambil keterangan korban, saksi, sampel makanan dan kotoran pasien untuk diuji atau PE," sebut Fahri. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini