Mengenal Ombak Bono, Mitos Tujuh Hantu di Sungai Kampar Riau

Dulu menakutkan kini menyenangkan.

Husna Rahmayunita
Rabu, 11 Oktober 2023 | 13:31 WIB
Mengenal Ombak Bono, Mitos Tujuh Hantu di Sungai Kampar Riau
Ilustrasi peselancar di ajang Krui Pro. Pemkab Pesisir Barat berharap partisipasi peselancar ASEAN dalam ajang Krui Pro 2023. [ANTARA]

SuaraRiau.id - Salah satu fenomena unik yang terdapat di hilir Sungai Kampar, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan Riau, ialah mitos Ombak Bono yang dipercayai oleh masyarakat setempat.

Ombak Bono memang memiliki daya tarik tersendiri. Pasalnya, ombak yang menggulung setinggi lima sampai enam meter yang datang secara tiba-tiba di Sungai Kampar ini tak lazim terjadi di sungai.

Meskipun demikian, Ombak Bono sendiri justru menjadi salah satu ikon pariwisata bagi Provinsi Riau. Sebab, sejak 2013, Kabupaten Pelalawan mulai melirik fenomena ini sebagai potensi pariwisata.

Hal ini karena Ombak Bono bisa menggaet minat turis, khususnya para peselancar. Pemerintah setempat pun bahkan sudah menggelar event tahunan secara rutin, yakni International Bono Surfing Festival dan Bekundo Bono.

Baca Juga:Ini Nama-nama Caleg Sementara Dapil Lingga-Bintan di Pilpres 2024

Menurut peneliti, fenomena Ombak Bono muncul lantaran terjadinya pertemuan arus sungai menuju laut dan arus laut yang mengarah ke sungai saat air pasang datang. Fenomena ini disebut sebagai tidal bore.

Berdasarkan penjelasan yang dimuat laman resmi Dinas Pariwisata Provinsi Riau, Ombak Bono terjadi karena gelombang pasang air laut dari Selat Malaka dan Laut Cina Selatan bertemu dengan arus di muara Sungai Kampar yang sempat dan dangkal.

Pertemuan antara tiga arus air inilah yang kemudian menyebabkan terjadinya benturan, sehingga terbentuk turbulensi yang menghasilkan ombak tinggi dan dentuman keras. Di balik fenomena ini, masyarakat setempat juga meyakini adanya mitos tertentu.

Mengenal Mitos Ombak Bono

Menurut informasi yang dilansir dari laman Indonesia.go.id, Ombak Bono terjadi akibat perwujudan tujuh hantu yang sering menghancurkan sampan maupun kapal yang melintas di Sungai Kampar.

Baca Juga:Walhi Riau: Pernyataan Menteri Bahlil Sebut Warga Rempang Setuju Direlokasi Sangat Menyesatkan

Menurut kisah Sentadu Gunung Laut yang berasal dari cerita masyarakat Melayu Lama, tujuh hantu ini diwujudkan dalam bentuk tujuh jenis gulungan ombak. Mulai dari gulungan ombak terbesar di depan, diikuti enam gulungan ombak di belakangnya yang lebih rendah.

Ombak besar ini memang cukup ditakuti oleh masyarakat setempat, sehingga untuk bisa melewatinya harus diadakan semah yakni sebuah upacara di waktu pagi atau siang hari yang dipimpin oleh tetua adat setempat. 

Ritual ini dimaksudkan agar masyarakat selamat ketika berhadapan dengan Ombak Bono. Selain itu, kisah yang sama juga menyebut bahwa Ombak Bono dijadikan ajang uji nyali bagi setiap pendekar di Melayu pesisir.

Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam bertarung. Sebab, pengertian kata ‘Bono’ dalam bahasa masyarakat setempat ialah ‘Berani’.

Kontributor: Muh Faiz Alfarizie

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini