Sumbar Ekspor Cecak ke Hongkong, Ternyata untuk Bahan Obat Herbal Cina

Cecak yang diekspor sudah dikeringkan menggunakan cahaya matahari.

Eko Faizin
Rabu, 15 Juni 2022 | 18:14 WIB
Sumbar Ekspor Cecak ke Hongkong, Ternyata untuk Bahan Obat Herbal Cina
Ekspor cicak kering ke Hongkong. [Dok.Covesia.com]

SuaraRiau.id - Sumatera Barat (Sumbar) kembali mengekspor cecak kering ke Hongkong, kali ini seberat 670 kilogram yang dikirim dalam 25 koli menggunakan pesawat udara.

"Alhamdulillah, ini merupakan pengiriman yang kedua, sebelumnya sudah diekspor cecak sebanyak 330 kilogram," kata eksportir cecak asal Sumbar Doni Editiawarman dikutip dari Antara, Rabu (15/6/2022).

Menurut dia, cecak tersebut dikumpulkan dari sejumlah daerah mulai dari Medan hingga Pulau Jawa dan kemudian dikumpulkan di rumahnya.

Cecak yang diekspor sudah dikeringkan menggunakan cahaya matahari dan untuk mempercepat proses pengeringan juga dibakar menggunakan tungku di ruangan khusus.

"Untuk menghilangkan aroma dalam mengemas ia menggunakan formalin sehingga cecak yang dikirim tidak berbau," ujarnya.

Awal mula Doni mengekspor cecak berawal dari ia menggeluti usaha ekspor ikan garing dan kemudian ada permintaan untuk ekspor cecak.

"Sebelumnya saya bekerja sebagai petugas kargo di bandara, kemudian memutuskan keluar dan fokus mengelola bisnis," katanya.

Untuk pengiriman menggunakan penerbangan Padang-Jakarta dan dilanjutkan dengan Jakarta-Hongkong.

Ia menyampaikan saat ini permintaan masih cukup besar yang digunakan untuk bahan obat herbal.

"Butuh waktu cukup lama untuk mengumpulkan cecak hingga 670 kilogram, namun sebelumnya saya sudah ada stok dan untuk mempercepat juga dilakukan pembakaran," katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini