facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Siapa Raja Juli Antoni, Elite PSI asal Pekanbaru yang Disebut Bakal Jadi Wamen ATR

Eko Faizin Rabu, 15 Juni 2022 | 11:36 WIB

Siapa Raja Juli Antoni, Elite PSI asal Pekanbaru yang Disebut Bakal Jadi Wamen ATR
Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]

Lalu siapakah Raja Juli Antoni yang dibicarakan dalam isu reshuffle kabinet kali ini?

SuaraRiau.id - Isu reshuffle kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) ternyata makin santer terdengar. Apalagi sejumlah tokoh mendatangi Istana mulai Selasa (14/6/2022) petang kemarin.

Belakangan, Presiden Jokowi dikabarkan akan melantik sejumlah menteri dan wakil menteri (wamen) hari ini.

Salah satu sosok yang ramai diperbincangkan adalah elite PSI, Raja Juli Antoni yang disebut akan dilantik menjadi wakil menteri.

Sekjen PSI Raja Juli Antoni . (Suara.com/ Umay Saleh)
Sekjen PSI Raja Juli Antoni . (Suara.com/ Umay Saleh)

Beredar rumor, Selasa (15/6/2022), Raja Juli Antoni akan dilantik menjadi Wakil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Lalu siapakah Raja Juli Antoni yang dibicarakan dalam isu reshuffle kabinet kali ini?

Profil Raja Juli Antoni
Raja Juli Antoni mulai ramai dibicarakan setelah isu Reshuffle Kabinet 2022 memanas. Isu Reshuffle Kabinet Indonesia Maju membuat banyak pihak memberi perhatian khusus kepada sosok-sosok yang dipanggil oleh Presiden Joko Widodo.

Salah satunya adalah Raja Juli Antoni, politikus dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bila Anda belum tahu profil Raja Juli Antoni, sosok yang berkedudukan sebagai Dewan Pembina PSI, maka silahkan simak uraiannya di bawah ini.

Raja Juli Antoni lahir pada 13 Juli 1977 di Pekanbaru. Ia berkuliah Institut Agama Islam Negeri (IAIN) yang sekarang sudah berubah menjadi Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta, lulus tahun 2001.

Setelah itu, Raja melanjutkan pendidikan S2-nya lewat beasiswa dan mendapat gelar Master di The Department of Peace Studies, The University of Bradford, Inggris.

Raja juga menyelesaikan Doctoral di School of Political Science and International Studies, The University of Queensland, Australia.

Komentar

Berita Terkait