facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

LAM Riau Ultah ke-52, Dua Kubu Kepengurusan Ucapkan Selamat, Ada Apa?

Eko Faizin Senin, 13 Juni 2022 | 19:01 WIB

LAM Riau Ultah ke-52, Dua Kubu Kepengurusan Ucapkan Selamat, Ada Apa?
Dua kepengurusan LAM Riau ucapkan ulang tahun lembaganya. [Bagus Pribadi/Riauonline]

Baliho ucapan itu terpampang gambar Ketua Majelis Kerapatan Adat LAM Riau.

SuaraRiau.id - Lembaga Adat Melayu atau LAM Riau nampaknya mempunyai dualisme kepemimpinan. Hal itu makin terlihat saat kedua kubu tersebut mengucapkan haru ulang tahun lembaga Melayu ke-52 tahun.

Ucapan ultah LAM Riau itu disampaikan melalu baliho di depan Balai Adat, Jalan Diponegoro, Pekanbaru, Senin (13/6/2022).

Dari pantauan Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, tampak sisi kiri Balai Adat ada baliho ucapan dengan tulisan "Semakin Amanah dalam Berhidmat" dengan foto Ketua Dewan Pimpinan Agung (DPA) LAM Riau, Tan Seri Syahril Abubakar dan Setia Usaha Agung LAM Riau, Datuk Seri Muzamil Baharudin.

Tak hanya mereka berdua, dalam baliho yang sama juga ada gambar Ketua Dewan Kehormatan Adat LAM Riau, Tan Seri H Khairul Zainal dan Ketua Majelis Kerapatan Adat LAMR, Tan Seri T Rusli Ahmad.

Sementara di baliho ucapan yang satu lagi bertuliskan "Tegap Langkah Kembali ke Khittah Bersatu Padu untuk Maju".

Baliho ucapan itu terpampang gambar Ketua Majelis Kerapatan Adat LAM Riau, Datuk Seri Marjohan Yusuf dan Ketua Dewan Pengurus Harian LAM Riau, Datuk Seri Taufik Ikram Jamil.

Uniknya baliho itu juga memuat gambar Datuk Seri Setia Amanah, Gubernur Riau Syamsuar dan Datuk Seri Timbalan Setia Amanah, Wakil Gubernur Riau, Edy Natar Nasution.

Sengkarut kepengurusan LAM Riau tak kunjung usai, bahkan sebelumnya Syahril Abubakar mengatakan agar segalanya mengikuti hukum positif yang berlaku saja.

"Ya karena kita ini lembaga adat. Janganlah berbuat zolim ke salah satu pihak. Kami ini dana operasional bulan Januari sampai Mei 2022 ditutup, tak cair. Padahal itu belum ada hubungannya dengan dualisme ini," katanya

"Itu kan hak kepengurusan lama yang sampai bulan Mei. Kalau Mei ke atas tak apa. Supaya kami tak bisa melawan mungkin makanya uang tak dicairkan, begitulah pakai cara lama," tandas Syahril.

Komentar

Berita Terkait