Kenapa Terasa Mengantuk Setelah Makan? Pakar Ungkap Penyebabnya

Oleh karena itu, dia tak menyarankan Anda makan dalam jumlah besar karena dapat menyebabkan perasaan mengantuk.

Eko Faizin
Rabu, 27 April 2022 | 17:15 WIB
Kenapa Terasa Mengantuk Setelah Makan? Pakar Ungkap Penyebabnya
Ilustrasi mengantuk. [pexels.com/George Milton]

SuaraRiau.id - Pakar Gizi dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) DKI Jakarta Irtya Qiyamulail menjelaskan alasan kenapa bisa mengantuk usai makan, termasuk setelah berbuka puasa dan sahur.

Irtya menyatakan hal itu terjadi karena adanya perubahan hormon tubuh dan penurunan aliran darah ke otak.

"Perasaan mengantuk setelah makan bisa disebabkan oleh perubahan hormon di tubuh dan adanya perubahan alirah darah di otak," kata dia kepada Antara, Rabu (27/4/2022).

Lebih lanjut, Irtya yang juga tergabung dalam Asosiasi Pelatih Kebugaran Indonesia (APKI) itu mengatakan, ketika Anda makan, maka pencernaan di tubuh akan bekerja. Aliran darah pun akan lebih banyak dialihkan ke sistem pencernaan agar dapat terproses dengan baik.

"Ketika hal ini terjadi, aliran darah di otak akan berkurang dan menyebabkan perasaan mengantuk," ujar dia.

Oleh karena itu, dia tak menyarankan Anda makan dalam jumlah besar karena dapat menyebabkan perasaan mengantuk. Anda sebaiknya mengonsumsi makan dalam jumlah sedikit tetapi sering.

Di sisi lain, jenis makanan yang Anda santap juga berhubungan dengan munculnya rasa kantuk. Irtya menuturkan, makanan yang tinggi kandungan karbohidrat terutama karbohidrat sederhana misalnya yang mengandung tinggi gula termasuk yang bisa menyebabkan kantuk usai dikonsumsi.

Selain itu, makanan dengan kandungan asam amino triptofan yang biasanya ada pada makanan tinggi protein juga dapat memicu produksi serotonin yang berperan besar terhadap rasa kantuk.

Sejumlah makan dengan kandungan asam amino triptofan antara lain bayam, kedelai, telur, keju, tehu dan ikan.

Terkait alasan Anda mengantuk usai makan, prosesor ilmu kesehatan di Universitas Kyorin Jepang Dr Tomonori Kishino juga berpendapat senada dengan Irtya. Dia, seperti dikutip dari Time, mengatakan, aliran darah ke usus kecil meningkat secara dramatis setelah Anda makan.

"Dan saat darah dipompa ke usus untuk memicu pencernaan, penurunan aliran darah ke otak dapat memicu perasaan kantuk," demikian kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini