facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Janji Jenderal Dudung ke Dua Anak Babinsa-Istri yang Tewas Diserang di Papua

Eko Faizin Selasa, 05 April 2022 | 06:05 WIB

Janji Jenderal Dudung ke Dua Anak Babinsa-Istri yang Tewas Diserang di Papua
Jenderal Dudung pakai seragam baru [ANTARA]

Di pemakaman, Jenderal Dudung menaburkan bunga dan mendoakan mendiang Sertu Eka.

SuaraRiau.id - Kasad TNI Jenderal Dudung Abdurachman memastikan menanggung biaya pendidikan dua putra dari anggota babinsa yang tewas bersama istrinya setelah diserang sekelompok orang tak dikenal (OTK) di Papua.

Tidak hanya dua anak dari mendiang Sertu Eka Andriyanto Hasugian dan Sri Lestari Indah Putri, Dudung juga memastikan adik almarhum yang bercita-cita menjadi prajurit TNI akan masuk jadi taruna Akademi Militer.

“Untuk anak-anak ini sampai dapat pekerjaan. Jadi, biaya sekolahnya nanti akan kami tanggung. Dan, adiknya Eka, laki-laki kelas 3 SMA nanti akan saya masukkan ke taruna supaya cepat nantinya membantu keponakan-keponakannya,” kata Jenderal Dudung dikutip dari Antara, Selasa (5/4/2022).

Dalam sesi wawancara itu, Jenderal Dudung menggendong salah satu putra almarhum yang terlihat menyandarkan kepalanya ke dadanya.

Ia juga meminta masyarakat ikut mendoakan arwah Sertu Eka dan Sri Lestari yang tewas diserang kelompok tak dikenal di Papua Kamis (31/3/2022) minggu lalu.

“Mohon doanya semoga Sertu Eka dan istrinya mendapat tempat yang layak di sisi Allah SWT, dan anaknya yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan. Seluruh jajaran Angkatan Darat akan mendoakan,” kata Dudung.

Diketahui, sekelompok orang tak dikenal minggu lalu menyerang Sertu Eka, anggota babinsa Kp. Meagaima Ramil 1702-05/Kurulu Kodim 1702/JWY, istri, dan anak-anaknya di kediamannya, Jalan Trans Elelim, Distrik Elelim, Kabupaten Yalimo, Papua.

Akibat serangan itu, Sertu Eka tewas tertembak, dan istrinya yang merupakan bidan di Puskesmas Elelim, juga tewas akibat sabetan senjata tajam.

Dua anak dari korban yang masih berusia di bawah lima tahun (balita) selamat, tetapi anak yang paling muda jarinya putus akibat senjata tajam.

Jenazah korban bersama dua anaknya dievakuasi dari lokasi kejadian dan dikembalikan ke keluarga Sertu Eka di Sidoarjo, Jawa Timur. Anak Sertu Eka yang jarinya putus menjalani operasi dan perawatan di RSUD Dr Soetomo, Surabaya.

Komentar

Berita Terkait