“Keluarga (suami dan anak), pimpinan dan rekan-rekan kerja yang mendukung membuat saya dapat bekerja dengan baik dan merasa nyaman. Suami saya mengerti sepenuhnya bahwa saya memiliki tanggung jawab di kantor. Kami berbagi peran dalam keluarga. Anak-anak juga mendukung. Meski begitu, sebagai perempuan saya tidak lupa dengan peran saya sebagai seorang istri dan ibu. Anak dan keluarga, bagi saya, tetap prioritas utama,” imbuh Fiana, yang memilik dua anak remaja.
“Kebetulan suami saya juga bekerja di industri migas. Kami memastikan bahwa salah satu dari kami ada di rumah bersama anak-anak, ketika satunya bertugas ke lapangan,” jelas Wulan.
Menemukan keseimbangan yang tepat, menjadi seorang profesional di tempat kerja dan menjalankan peran sebagai seorang istri dan ibu, merupakan resep bagi Fiana dan Wulan untuk berkontribusi bagi PHR dan keluarga.