Dari verifikasi tersebut, ungkap mantan Kapolres Bengkulu itu, terdapat selisih antara data manual dengan Kemenkes sebanyak 190.644 dosis. Agung mencontohkan di Polres Rokan Hulu. Di sini, ditemukan selisih usai diverifikasi sebanyak 8.105 dosis.
“Kemudian di Polres Siak, terdapat selisih 4.041 dosis yang belum terlaporkan pada sistem pelaporan Vaksin Kemenkes,” kata Agung.
Dengan capaian vaksinasi yang digenjot siang malam sejak 7 Desember 2021 silam hingga hari ini, Minggu (19/12/2021), terjadi peningkatan signifikan capaian vaksinasi sebesar 13,99 persen dan kini berada di angka 65,32 persen.
Kini, ungkap Agung, Riau posisinya di atas Provinsi NTT, Sumatera Barat, Sulsel, Kalbar, Kalsel, Sulbar, Sulteng, Sultra, Maluku Utara, Papua Barat, Maluku, Aceh dan papua.
“Saya optimis kita mencapai herd immunity 70 persen kurun waktu seminggu ke depan,” tegas Kapolda Agung.