facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Dokter Reisa Bagikan Tips Pola Makan Bantu Hadapi Varian Omicron

Eko Faizin Selasa, 07 Desember 2021 | 06:05 WIB

Dokter Reisa Bagikan Tips Pola Makan Bantu Hadapi Varian Omicron
Dokter Reisa Broto Asmoro. [Youtube BNPB]

Dokter Reisa menuturkan selain menjaga pola asupan gizi seimbang melalui makanan-makanan yang bergizi, suplementasi vitamin juga diperlukan.

SuaraRiau.id - Covid-19 varian baru, Omicron sudah menjangkiti berbagai negara. Salah satu upaya pencegahan selain menjaga protokol kesehatan adalah soal pola makan.

Juru Bicara Pemerintah untuk Covid-19, Dokter Reisa Broto Asmoro mengungkapkan bahwa pola makan dengan gizi seimbang dapat membantu seseorang memerangi varian Omicron.

Hal itu, Reisa sampaikan secara virtual di Siaran Sehat Bersama Dokter Reisa bertajuk Waspada Varian Omicron, Tetap Jaga Protokol Kesehatan.

“Jadi pada dasarnya, untuk memenuhi kebutuhan vitamin baik untuk menjaga kesehatan maupun daya tahan tubuh dengan panduan Kemenkes yang sudah lama kita dengar yakni konsumsi gizi seimbang,” ujar Duta Adaptasi Kebiasaan Baru itu.

Dokter Reisa menuturkan selain menjaga pola asupan gizi seimbang melalui makanan-makanan yang bergizi, suplementasi vitamin juga diperlukan bagi seseorang yang memiliki kekurangan asupan vitamin tertentu.

Menurutnya tak semua orang mengalami defisiensi vitamin yang sama. Dengan menjaga gizi seimbang dan mengonsumsi vitamin, maka tubuh dapat terjaga dari virus SARS-CoV-2.

Lebih lanjut, Reisa juga mengatakan supaya dapat menjaga tubuh dengan lebih optimal, maka diharapkan semua masyarakat dapat mengimbanginya dengan protokol kesehatan seperti menjalankan vaksinasi yang dapat meningkatkan imun dalam tubuh.

Sebab, meskipun varian dari virus itu bertambah, virus tersebut akan memiliki sebuah kesamaan sifat.

Oleh sebab itu, katanya, perlu adanya ikhtiar lebih untuk menangkal varian-varian baru yang berkembang saat ini.

“Kalau sudah baik dan disertai dengan protokol kesehatan seperti vaksinasi, maka dapat terjaga dari penyakit SARS-CoV-2. Virus yang sama tentu akan punya sifat yang sama,” terang Dokter Reisa. (Antara)

Komentar

Berita Terkait