facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bayi Penderita Atresia Bilier di Siak Butuh Rp 1,75 Miliar untuk Kesembuhan

Eko Faizin Selasa, 30 November 2021 | 14:48 WIB

Bayi Penderita Atresia Bilier di Siak Butuh Rp 1,75 Miliar untuk Kesembuhan
Kondisi kekinian Muhammad Ammar Fathan, bayi10 bulan yang menderita penyakit Atresia Bilier. [Ist]

Kehidupan yang sederhana membuat orangtua bayi malang itu butuh uluran tangan dari para dermawan.

Kaspen pun mengecek ongkos yang akan dikeluarkan untuk tindakan medis tersebut. Ternyata jauh di atas perkiraan semula. Biayanya sekitar Rp 1,5 miliar untuk tindak operasi saja. Belum lagi biaya untuk pendonor hati sebanyak Rp200 juta lebih.

“Kami terus berjuang agar Ammar dapat dioperasi, dan bisa sembuh. Tetapi kondisi Ammar menyebabkannya tidak bisa langsung ditangani, hingga sekarang kami sudah 3 bulan berada di Jakarta dengan pengeluaran yang sangat banyak,” kata dia.

Alami gizi buruk
Kaspen dan istrinya menceritakan, karena penyakit yang diderita Ammar mengganggu pencernaan, sehingga sudah menelan. Akhirnya ni menyebabkannya terdampak gizi buruk, berat badan yang tidak cukup dan kondisi yang belum kuat.

“Pihak RSCM menyuruh kami memulihkan gizi Ammar terlebih dahulu. Karena tidak bisa dilakukan tindakan operasi jika kondisi Ammar tidak membaik,” kata dia.

Dari kamar sewa di Mess Pemda Riau, Kaspen dan Sri Wahyuni berjuang untuk memulihkan gizi Ammar. Biaya untuk pemulihan gizi ini juga tidak sedikit. Untuk membeli susu saja, paling sedikit menelan biaya Rp 6 juta perbulan. Sekaleng susu seharga lebih Rp 300 ribu, harus dihabiskan selama 2 hari.

“Belum lagi biaya untuk tinggal selama di sini, transportasi bolak balik ke RSCM dan kebutuhan untuk hidup lainnya. Sebenarnya kami sangat kewalahan Pak, tetapi kami tidak boleh menyerah, pasti akan ada jalan, pasti banyak sekali orang baik di dunia ini,” kata dia.

Sejak September 2021 hingga saat ini, perkembangan perbaikan gizi buruk Ammar tidaklah signifikan. Ia kontrol per 3 hari sekali ke RSCM. Dua minggu ke depan, dokter melakukan operasi kecil dulu, yakni mengambil sampel pada hati yang rusak.

“Kami berharap semuanya akan selesai dengan baik, Ammar bisa dioperasi dan bisa sembuh menjadi anak yang normal,” kata dia.

Perlu bantuan dermawan
Terkait biaya, untuk tindakan operasi saja sebesar Rp 1,5 miliar. Biaya tersebut bisa dibantu oleh BPJS Kesehatan. Namun ia belum tahu apakah bisa dibantu full atau 70 persen.

Dijelaskan Kaspen, operasi yang akan dialami oleh Ammar adalah pencangkokan hati. Dokter akan melihat seberapa besar hati yang rusak, maka akan diganti dengan hati dari pendonor. Lalu dicangkokkan hati dari pendonor ke hati Ammar yang dibuang tersebut.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait