facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Geger Kawanan Beruang Madu Rusak Dua Rumah Warga di Pelalawan

Eko Faizin Kamis, 04 November 2021 | 21:37 WIB

Geger Kawanan Beruang Madu Rusak Dua Rumah Warga di Pelalawan
Ilustrasi: Beruang madu di KWPLH Balikpapan. [Dok. Yayasan Pronatura]

Menurut keterangan warga dan kepala desa, sampai saat ini sudah ada dua warga yang melaporkan rumahnya hampir dimasuki beruang.

SuaraRiau.id - Tiga ekor beruang madu berkeliaran di sekitar pemukiman merusak dua rumah warga Desa Bukit Kesuma, Pangkalan Kuras Pelalawan.

Plt Kepala BKSDA Riau, Fifin Arfiana Jogasara menyebut kemunculan satwa tersebut terdiri dari 2 beruang dewasa dan satu anakan.

"Tiga beruang tersebut dua dewasa dan satunya lagi merupakan anakan yang muncul di titik koordinat -0.036462, 101.838329. Saat tim datang tim menemukan salah satu sarang beruang tersebut di atas pohon di belakang rumah warga," ujar Fifin dikutip dari Antara, Kamis (4/11/2021).

Menurut Fifin, warga di Desa Bukit Kesuma, Pangkalan Kuras Pelalawan melaporkan kemunculan beruang madu.

Tim SKW I, BidWil I BBKSDA Riau, pada Rabu (3/11/2021) langsung turun ke lokasi.

Ia mengatakan, berdasarkan hasil pengecekan tim, didapati adanya kerusakan di bagian dapur warga yang disebutkan muncul sekitar pukul 01.00 WIB.

"Kepada petugas kami warga melaporkan beruang berusaha membuka dinding dapurnya, karena ada madu dan sarang lebah," ujar Fifin.

Menurut keterangan warga dan kepala desa, sampai saat ini sudah ada dua warga yang melaporkan rumahnya hampir dimasuki beruang.

"Selain merusak rumah, beruang juga membongkar kandang ayam milik warga," kata Fifin.

Setelah melakukan serangkaian pengumpulan bahan keterangan, masyarakat mengatakan, kemunculan beruang terpantau sudah berlangsung lebih kurang satu minggu belakangan.

"Selain mencari madu, beruang juga dilaporkan kurang lebih satu minggu berkeliling permukiman dan memakan ayam milik warga di dalam kandang," katanya.

Karena termasuk satwa yang dilindungi, Tim yang turun turut melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat agar tidak melakukan tindakan anarkis.

Tim yang turun juga memberikan kiat-kiat menghindari konflik dengan beruang, dengan cara menghidupkan api unggun atau penerangan lainnya di tempat-tempat biasa didatangi beruang dan tetap berkoordinasi dengan pihak BKSDA Riau. (Antara)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Komentar

Berita Terkait