Durasi Pembelajaran Tatap Muka SD dan SMP di Pekanbaru Ditambah 2 Jam

Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Ismardi Ilyas menuturkan bahwa penambahan tersebut agar proses belajar mengajar lebih efektif.

Eko Faizin
Rabu, 06 Oktober 2021 | 20:43 WIB
Durasi Pembelajaran Tatap Muka SD dan SMP di Pekanbaru Ditambah 2 Jam
Ilustrasi pembelajaran tatap muka (PTM). [ANTARA FOTO/M Agung Rajasa]

SuaraRiau.id - Sejumlah sekolah di Pekanbaru sudah melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) sejak dua minggu belakangan ini.

Proses belajar tatap muka tersebut dibuka seiring dengan penurunan status level PPKM lantaran kasus Covid-19 yang melandai.

Terkait itu, proses sekolah tatap muka di Kota Bertuah itu yang sebelumnya hanya dua jam, direncanakan akan diubah menjadi empat jam.

Kepala Dinas Pendidikan Pekanbaru, Ismardi Ilyas menuturkan bahwa penambahan tersebut agar proses belajar mengajar lebih efektif.

"Penambahan durasi pembelajaran tatap muka ini agar proses belajar mengajar lebih efektif," terangnya pada Selasa (5/10/2021) dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.

Selain itu, penambahan durasi belajar siswa SD/SMP juga sesuai surat keputusan bersama atau SKB empat menteri terkait pembelajaran tatap muka.

Sebelumnya, durasi pembelajaran tatap muka terbatas di sekolah maksimal selama dua jam. SKB empat menteri ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Kebudayan Riset dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Kesehatan.

Satu poin menyebut bahwa pemerintah daerah bisa mengatur proses belajar dalam PPKM level 2.

"Maka agar efektif, belajar tatap muka terbatas kita bakal tambah menjadi empat jam," ujar Ismardi.

Lebih lanjut, ia mengakui bahwa proses pembelajaran online tidak efektif. Sekolah pun memulai belajar tatap muka pada 9 September 2021.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses belajar mengajar nantinya dibagi menjadi dua jam untuk satu jam pelajaran. Ada jeda untuk rehat belajar selama 15 menit usai dua jam belajar pertama.

Para peserta didik bakal masuk pukul 07.00 WIB. Mereka belajar ke sekolah hanya dua kali dalam satu pekan.

"Kita serahkan ke pihak sekolah, mereka bisa mengatur jadwal sesuai dengan kesiapan ruang kelas. Atur juga penerapan protokol kesehatan," ujarnya.

Ismardi memastikan proses belajar tatap muka selama satu bulan ini berjalan lancar. Ia memastikan tidak ada peserta didik yang terkonfirmasi positif Covid-19.

Saat ini ada ratusan sekolah tingkat SD dan SMP sudah menggelar belajar tatap muka. Rinciannya yakni 48 SMP negeri, 103 SMP swasta, 177 SD negeri dan 179 SD swasta 179.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini