SuaraRiau.id - Jajaran Polda Riau kembali membongkar peredaran narkoba jenis sabu asal Malaysia dengan modus diletakan dalam kemasan kaleng biskuit.
Terungkapnya penyelundupan tersebut berawal dari petugas kargo yang curiga dengan kemasan kaleng biskuit. Mereka kemudian melaporkan kecurigaannya itu kepada pihak berwajib.
"Ini berkat kerjasama sama yang baik, dengan penyelanggara kargo, sehingga kita bisa menggagalkan peredaran narkoba menggunakan kaleng roti," ucap Kapolda Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (17/9/2021).
Kapolda Agung mengungkapkan bahwa peredaran narkoba ini dikendalikan oleh jaringan asal Malaysia dan akan didistribusikan ke Lampung.
"Pelaku mengaku mengirimkan barang haram tersebut sebanyak dua kali dengan menggunakan kotak roti," ujar Jenderal Bintang 2 itu.
"Kerjasama semua pihak menjadi kunci dalam pemberantasan narkoba ini," tambah Agung.
Sebelumnya, Polda Riau dan Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) Kepulauan Riau berhasil mengungkap 7 jaringan Malaysia yang mengendalikan narkoba dalam waktu satu bulan terakhir.
Sebanyak 117 kilogram sabu, 1000 butir ekstasi dikemas serapi mungkin untuk mengelabuhi petugas menyelundupkan barang haram tersebut.