Kekhawatiran Rustam mulai terang, ditemukan handphone anaknya tak jauh (150 meter) dari pelabuhan.
"Kemudian ditemukan lagi bercak darah yang membuat Rustam semakin khawatir dan berteriak dan meminta tolong kepada rekannya yang ada di camp," ujar dia.
"Rekan-rekan Rustam eks PT Unisraya ikut mencari anaknya. Sekira pukul 23.10 WIB, anaknya ditemukan mengenaskan dengan kondisi tanpa kepala dan alat kelamin," tegasnya.