Bahaya Minum Teh Setelah Makan, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Namun tidak banyak yang menyadari kalau sebenarnya minum teh setelah makan itu berbahaya.

Eko Faizin
Rabu, 04 Agustus 2021 | 20:13 WIB
Bahaya Minum Teh Setelah Makan, Ini Penjelasan Ilmiahnya
ilustrasi minum teh. [shutterstock]

SuaraRiau.id - Minum teh menjadi kebiasaan setelah makan. Bahkan sejumlah tempat makan menawarkan beragam minuman teh untuk menemani makan.

Kebiasaan minum teh, baik panas atau dingin, setelah makan sebenarnya berbahaya. Namun banyak orang tak menyadarinya.

Namun tidak banyak yang menyadari kalau sebenarnya minum teh setelah makan itu berbahaya.

Kendati terdengar sepele, tetapi nyatanya minum teh setelah makan memang tak bagus buat tubuh. Seperti apa penjelasan ilmiahnya?

Ternyata, mengutip NCBI, ada sejumlah bahaya yang mengintai jika meminum teh setelah makan.

Pertama, yakni dapat meningkatkan produksi asam lambung. Teh yang diminum setelah makan akan menjadi katalis dan bisa memicu produksi asam lambung berlebih.

Asam lambung berlebih, pada sebagian orang, akan memicu berbagai masalah saluran cerna seperti gastritis dan GERD.

Kedua, teh yang diminum pada waktu tak tepat dapat menghambat penyerapan zat besi Tanin yang merupakan senyawa aktif golongan polifenol yang terkandung di dalam teh.

Tanin memiliki khasiat sebagai antidiare, antibakteri, dan antioksidan. Tanin bekerja dengan cara menggumpalkan protein yang ada di sekitarnya. Namun, salah satu efeknya adalah tanin menghalangi absorpsi zat besi.

Jika sering minum teh setelah makan, bisa jadi akan mengalami kekurangan zat besi walaupun telah mengonsumsi makanan yang kaya akan zat besi.

Mengutip Hops.id--jaringan Suara.com, kekurangan zat besi tentu berbahaya karena bisa menyebabkan anemia.

Dari sejumlah fakta di atas, maka sejumlah ahli menganjurkan agar ada baiknya cukup meminum air putih setelah makan agar mengoptimalkan penyerapan zat besi dari makanan yang dimakan.

Selain hal di atas, ada fakta ketiga yang menarik untuk disimak. Teh rupanya juga bisa memicu konstipasi. Ini adalah kondisi sembelit atau frekuensi buang air besar yang lebih sedikit dari biasanya.

Hal ini disebabkan karena teh memiliki manfaat sebagai antidiare. Ini terjadi karena mekanisme kerja tanin yang menggumpalkan protein di sekitarnya.

Untuk itu, hal yang perlu dihindari adalah meminum teh satu jam sebelum dan satu jam sesudah makan. Dengan begini, akan bisa mengoptimalkan berbagai manfaat minum teh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini