SuaraRiau.id - Ramai kabar seorang dukun melarikan mahasiswi KKN di Padang Sumatera Barat (Sumbar) beberapa waktu masih menjadi sorotan daerah setempat.
Tak hanya itu, video klarifikasi dari mahasiswi tersebut pun viral. Si mahasiswi berinisial VN itu di media sosial mengungkapkan bahwa hubungan dirinya dengan lelaki yang disebut dukun itu adalah saling cinta.
Kekinian, lelaki yang disebut dukun mengantarkan VN pulang ke orangtuanya. Namun, dukun lelaki yang diketahui berinisial C dihajar pihak keluarga.
Menurut informasi, peristiwa pemukulan yang dilakukan pihak keluarga VN tersebut terjadi pada Minggu (25/7/2021) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB.
“Candra dihajar oleh pihak keluarga VN berkali-kali saat sampai di halaman rumah Veni,”kata warga yang tak mau disebutkan namanya.
Sementara itu, menurut Kapolres Pessel, AKBP Sri Wibowo terkait peristiwa penganiayaan tersebut, sekarang pihaknya masih melakukan klarifikasi dan keterangan korban, saksi dan pihak keluarga VN.
![Seorang pria yang disebut-sebut sebagai dukun menjadi bulan-bulanan orang tua mahasiswi KKN UNP bernama Veni, Minggu (25/7/2021) sekitar pukul 01.30 WIB. [Covesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2021/07/25/41551-dukun-dihajar.jpg)
“Kita sedang menyelidiki awal yaitu meminta klarifikasi kepada pihak keluarga, korban dan saksi-saksi saat kejadian,” jelasnya dilansir dari Covesia.com--jaringan Suara.com, Minggu (25/7/2021).
Menurut Kapolres, apapun hasil klarifikasi dan penyelidikan pihaknya terhadap semua sanksi-saksi, maka akan diproses sesuai Undang-Undang dan hukum yang berlaku.
“Baik itu pihak keluarga maupun korban pemukulan. Apa hasil temuannya di lapangan akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tutupnya.
Sebelumnya diketahui, kabar seorang mahasiswi KKN UNP di Kambang, Kecamatan Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan diduga dilarikan seorang dukun.