alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wali Kota Dumai Larang Warganya Gelar Resepsi Pernikahan

Eko Faizin Kamis, 22 Juli 2021 | 15:03 WIB

Wali Kota Dumai Larang Warganya Gelar Resepsi Pernikahan
Ilustrasi kasus Covid-19. (Elements Envato)

Surat edaran tersebut diteken oleh Wali Kota Dumai tanggal 19 Juli 2021.

SuaraRiau.id - Kasus kematian akibat Covid-19 di Dumai meningkat seiring dengan naiknya jumlah kasus Covid-19 di kota tersebut.

Wali Kota Dumai Paisal mengeluarkan surat edaran untuk menekan laju penyebaran Covid-19 di wilayahnya, salah satunya terkait peniadaan resepsi pernikahan.

Surat edaran itu mengacu pada surat Mendagri RI nomor 20 tahun 2021 tentang perubahan instruksi Mendagri nomor 17 tahun 2021 tentang perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.

"Untuk menekan laju penambahan kasus Covid tersebut, kita selaku pemerintah secara resmi melaran digelarnya resepsi pernikahan,"ucap Paisal, Rabu (21/7/2021) dilansir dari Riaulink.com--jaringan Suara.com.

Surat edaran tersebut diteken oleh Wali Kota Dumai tanggal 19 Juli 2021.

"Kita tidak ingin kecolongan lagi dengan membludaknya kasus konfirmasi Corona,"terang dia.

Disampaikannya, untuk pernikahan di Kantor Urusan Agama (KUA) tetap diperbolehkan dengan jumlah sebanyak 10 orang dan tetap mengedepankan protokol kesehatan baik untuk mencuci tangan manupun mengecek suhu tubuh.

Sedangkan untuk kegiatan prosesi akad nikah yang dilaksanakan di rumah tanpa resepsi hanya boleh dihadiri 30 orang tanpa prasmanan melainkan nasi kotak.

”Kami melarang resepsi pernikahan yang mengumpulkan orang banyak. Kalau akad nikah tak masalah,” ucapnya.

Dalam surat edaran sudah diatur bahwa akad nikah tetap bisa dilakukan dengan jumlah orang terbatas. Artinya, protokol kesehatan masih bisa diterapkan.

“Tapi kalau namanya rekomendasi resepsi pernikahan, kami larang hingga batas waktu yang tak ditentukan. Kita meminta kepada RT, kelurahan dan kecamatan serta unsur Babinsa, Bhabinkamtibmas serta puskesmas melakukan pengawasan di lapangan," kata Paisal.

Komentar

Berita Terkait