Sampai suatu hari, adik Christ meninggal dunia. Suami artis 51 tahun tersebut lantas merasa marah kepada semua orang dan hatinya hancur.
“Suatu hari saya dapat telepon dari mama saya, adik saya meninggal dunia, ‘bisa enggak kamu ke rumah sakit dan mengidentifikasikan tubuh adiknya’. Saya ke rumah sakit, dan pertanyaan pertama yang saya pikirkan kenapa bukan saya, kenapa harus dia, dia lebih muda, usianya harusnya lebih lama dari saya. Saya marah dengan semua orang, dengan segala sesuatu dan hati saya hancur,” tutur dia.
Lebih lanjut, usai pulang ke Jakarta, Kiki berusaha menenangkan Christ dengan menyebut kalau semua hal terjadi karena rencana Tuhan.
Namun saat itu, Christ belum mau mempercayainya. Kiki Fatmala tetap mendoakan sang suami.
Baca Juga:Kisah Mualaf drg Carissa Grani: Dianiaya Hingga Suami Ancam Bunuh Anak
“Saya pulang ke Jakarta dan bertemu istri saya dan dia bilang semua terjadi karena sebuah alasan, ini semua rencana Tuhan. Saya tetap tidak bisa menerima itu, tapi istri saya selalu mendoakan saya setiap hari,” ujarnya.
Hingga suatu hari, Christopher mendapati buah tidur dihadirkan oleh mendiang adiknya yang mengatakan kalau semua terjadi karena sebuah alasan dan rencana Tuhan.
“Suatu hari saya mimpi, adik saya datang dan bilang semua terjadi karena sebuah alasan dan Tuhan punya rencana di balik itu semua. Dan saya bangun pagi dengan damai bahagia dalam diri saya,” ungkapnya.
Sejak saat itu, suami bule Kiki Fatmala mulai percaya dan mengimani agama Kristen.
“Masalahnya saat itu pandemi, enggak ada gereja yang mau membaptis saya, padahal saya sangat ingin dibaptis. Istri saya mencari dan akhirnya menemukan kolom renang untuk membaptis saya,” jelas Christ.
Baca Juga:Pindah Agama Kristen, Netizen Julid Salmafina Pernah Mau Pakai Cadar